Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Nikmati Kegagahan Arjuno-Welirang

Imron Arlado • Jumat, 16 April 2021 | 17:30 WIB
nikmati-kegagahan-arjuno-welirang
nikmati-kegagahan-arjuno-welirang

GUNUNG Pundak menjadi salah satu jalur pendakian favorit di Kabupaten Mojokerto. Rutenya menarik karena jalur yang bersahabat ditambah view indah sepanjang perjalanan.


Gunung Pundak yang memiliki ketinggian 1.585 mdpl tersebut dikenal dengan medan yang tak terlalu terjal. Selain itu, jarak tempuh menuju puncak juga relatif lebih singkat. Berkisar antara 2-3 jam dengan perjalanan santai. Sehingga, kerap disebut sebagai jalur paling ideal bagi para pendaki pemula.


Namun yang paling disukai para pendaki adalah view-nya yang menawan dan memanjakan mata di sepanjang jalan menuju puncak. Deretan pohon pinus yang asri bakal menyertai perjalanan para pendaki. ’’Meski berangkat siang, rasanya adem. Banyak pohon pinus yang rindang,” kata salah satu pendaki dari Surabaya, Robby. Suasana itu kian indah dengan suara gemericik air di sisi kanan-kiri jalan.


Kebanyakan, para pendaki memilih jalur dari pintu masuk Tahura Raden Soerjo di kawasan Air Panas, Padusan Pacet. Selain rutenya dianggap lebih mudah, pemandangan yang disuguhkan juga menarik.


Dari pos perizinan menuju pos 1, meski jalan relatif menanjak, namun jalur ini masih cukup bersahabat. Pun demikian dari pos 1 menuju pos 2. Jalur yang dilalui pendaki masih relatif sama.


Selepas pos 2, jalur malah terasa lebih landai. Apalagi disekitaran juga terdapat aliran air yang jernih dan menyegarkan. ’’Sangat cocok untuk beristirahat sambil menyegarkan badan,” imbuh Robby.


Sehingga tak jarang para pendaki yang menjadikannya sebagai camping ground. Dari tempat ini menuju puncak juga relatif sudah dekat.


View menarik tersaji begitu pendaki menginjakkan kaki di puncak. Hamparan tanah lapang dengan berderet tenda berwarna warni menghiasi puncak Gunung Pundak. Ditambah letaknya yang berada di gugusan pegunungan Arjuno-Welirang, di puncak tampak jelas terlihat megah dan gagahnya deretan kedua gunung ini. Inilah yang menjadi daya tarik utama Gunung Pundak. ’’Suatu pengalaman yang tak terlupakan. Rasanya suatu saat ingin mengulang kembali pendakian kesini,” tandas Robby.(nto/ron) 


 


Telah Dijajaki Belasan Ribu Pendaki


DARI sekian banyak deretan bukit dan gunung di kabupaten Mojokerto, Gunung Pundak terbilang salah satu rute pendakian paling favorit. Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo sebagai pengelola wilayah ini mencatat, sepanjang tahun 2020, sebanyak 14.431 pendaki telah menjajaki gunung ini.


Membludaknya jumlah pendaki ini justru menjadi perhatian Tahura Raden Soerjo. Karena itu, Tahura menerapkan sistem pendaftaran online untuk para pendaki. Dengan demikian jumlah pendaki setiap saat dapat dipantau pengelola setiap saat.   


Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Ahmad Wahyudi, mengatakan, pembatasan jumlah pengunjung perlu dilakukan agar tak menganggu kenyamanan dan keamanan para pendakian. Apalagi di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini. ’’Menjaga keamanan dan kenyamanan pendaki menjadi tujuan utama kami. Jika jumlah pendaki dirasa sudah overload, kita tidak akan keluarkan izin pendakian,” terang Wahyudi.


Selain itu, lanjut Wahyudi, dengan semakin membludaknya pendaki, potensi kerusakan wilayah konservasi yang menjadi tanggung jawab Tahura Raden Soerjo tersebut juga semakin besar. ’’Dengan sistem pendaftaran online, kita akan lebih mudah untuk mengawasinya,” lanjutnya.


Jumlah pendakian ke Gunung Pundak memang jauh melampaui pendakian ke Arjuno-Welirang yang berjumlah 6.271 pendaki serta Watu Jengger yang berjumlah 1.300 pendaki. Data ini menunjukan bahwa gunung ini masih menjadi pilihan teratas penghobi trekking di Mojokerto. (nto)

Editor : Imron Arlado