Pesantren yang hebat lahir dari pejuang yang dahsyat. Lahirnya Pondok Pesantren Al-Amin tak lepas dari peran lima tokoh pendirinya. Yakni H. Bambang Prayitno, KH. Drs. Mas’ud Yunus, M.M, KH. Abdul Aziz, KH. Drs. Muthoharun Afif, Lc, M.H.I, dan KH. Dr. A. Jazuli, S.H, M.Si.
Kelima tokoh tersebut bersama-sama berjuang dalam mendirikan Pondok Pesantren Al-Amin sesuai dengan keahliannya masing-masing. Dengan tujuan utama ’’mencetak kader-kader Nahdlatul Ulama’ (NU) yang unggul, berkualitas, serta berdaya saing tinggi”.
Pada bulan Juli tahun 2000, Pondok Pesantren Al-Amin resmi didirikan. Dengan mengusung misi ’’Ilmu Amaliah, Amal Ilmiah, dan Akhlaqul Karimah berlandaskan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah Al-Nahdliyah”.
Seiring berjalannya waktu, Pondok Pesantren Al-Amin terus berupaya untuk tumbuh dan berkembang lebih baik. Pada tahun 2020. Pesantren di Jalan RA Basuni 18, Japan, Sooko ini menciptakan sebuah konsep ’’All New Al-Amin’’. Yakni gerakan peningkatan mutu pesantren di semua lini, baik sarana maupun sumberdaya manusia.
All New Al-Amin
Konsep ini merupakan manifestasi dari kaidah ’’melestarikan nilai-nilai lama yang baik dan menerapkan nilai-nilai baru yang lebih baik”. Selain mutu pendidikan yang menjadi faktor utama tumbuh kembang sebuah Lembaga Pendidikan, Agung Hilmiawan, sebagai desainer konsep sarana dan prasarana Pondok Pesantren Al-Amin menekankan bahwa sarana dan prasarana juga merupakan aspek yang tidak kalah penting. ’’Kedua aspek ini merupakan aspek yang sama-sama penting dan harus saling bersinergi agar menghasilkan pendidikan yang unggul.” ungkapnya.
Saat ini Pondok Pesantren Al-Amin terus menerus melakukan pengembangan sarana dan prasarana. Di antaranya pembangunan asrama tahfidz putra dengan proses pembangunan mencapai 85 persen.
Kemudian, penambahan asrama santri putra yang saat ini sedang tahap pembangunan lantai 1. Pembangunan ini ditargetkan rampung dan bisa dihuni awal tahun 2022.
Konsep All New Al-Amin diharapkan dapat mendorong pembentukan karakter santri, dan dapat menumbuhkan karakter yang peduli terhadap isu-isu lingkungan. Sirkulasi udara, pencahayaan, dan ketersediaan ruang terbuka hijau dibalut dengan estetika yang menawan merupakan faktor utama dalam desain bangunan baru, baik di pesantren putra maupun putri.
Sebagai salah satu lembaga pendidikan berbasis pesantren di Mojokerto, Pondok Pesantren Al-Amin berharap melalui pengembangan sarana dan prasarana yang baik, para santri dapat lebih meningkatkan kompetensi dan prestasinya.
SDM Unggul
A Man Behind The Gun. Sebaik apapun sarana dan prasarana yang dimiliki, tidak akan berfungsi secara maksimal jika berada di tangan yang bukan ahlinya. Sarana yang baik, santri yang berkualitas tidak akan tumbuh dengan baik jika para pembinanya hanya biasa-biasa saja.
Pondok Pesantren Al-Amin berkomitmen untuk memberdayakan SDM yang unggul dalam membina para santri. Seleksi yang ketat baik tentang keilmuan, kepribadian, maupun ke-NUan merupakan tahapan yang harus dilewati oleh para pembina santri di Pondok Pesantren Al-Amin.
Selain itu, juga diimbangi dengan kualitas latar belakang pendidikan yang mumpuni. Saat ini, para asatidz di Pesantren Al-Amin merupakan lulusan pondok pesantren dan perguruan tinggi, baik dalam dan luar negeri. Di antaranya Pondok Pesantren Lirboyo, Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri, Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor,
Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan lain sebagainya.
Tidak sedikit dari para asatidz yang meraih prestasi baik tingkat regional maupun nasional. Yang terbaru adalah peserta terbaik nasional dalam AKG (Asesmen Kompetensi Guru) yang diraih oleh Ustaz Faishol Ghoni, S.Si. pengampu mata pelajaran Bahasa Inggris di Pondok Pesantren Al-Amin. Ustaz Faishol Ghoni yang juga merupakan alumni Pondok Pesantren AlAmin ini berhasil mendapat nilai sempurna pada Asesmen Kompetensi Guru Madrasah (AKG) Tingkat Nasional tahun 2020. Ustaz yang merupakan lulusan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini mendapatkan masing-masing nilai 100 untuk kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional.
Prestasi yang diukir oleh tenaga pengajar, juga diikuti oleh prestasi-prestasi yang berhasil diraih oleh santri Pondok Pesantren Al-Amin. Antara lain Juara Umum National Open Tournament Pencak Silat of Batu Championship Tingkat Nasional Tahun 2020, Medali Emas International World Mathematics Invitational (WMI) 2020 Indonesia Preliminary Round, Medali Perak Olimpiade Matematika IMSC Tahun 2020 Tingkat Nasional, dan lain sebagainya.
Lingkungan Sehat
Pada masa pandemi Covid-19 ini, segala hal tentang kesehatan merupakan sesuatu yang menjadi perhatian utama, termasuk di Pondok Pesantren Al-Amin. Pola hidup bersih dan sehat merupakan prinsip dasar yang diterapkan di pesantren ini.
Dalam bertransaksi, para santri menggunakan kartu tanda santri (smartcard) yang juga berfungsi sebagai alat pembayaran (A-Cash). Sehingga dalam bertransaksi, para santri tak lagi menggunakan uang tunai yang bisa menjadi salah satu media penyebaran penyakit. Tempat sampah, wastafel, sabun cuci tangan, dan hand sanitizer tersedia di seluruh lingkungan pondok pesantren Al-Amin dalam jumlah yang banyak. Bahkan, seluruh toilet di Pondok Pesantren Al-Amin dibersihkan secara rutin oleh petugas kebersihan, sehingga sangat bersih dan nyaman untuk digunakan.
Terbaru, Pondok Pesantren Al-Amin telah memiliki Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) yang telah diresmikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto Drs. Nur Rokhmad, M.M pada tanggal 09 Pebruari 2021.
Pondok Pesantren Al-Amin bekerjasama dengan tenaga kesehatan yang profesional dalam menjalankan Poskestren ini. Sehingga pelayananan kesehatan untuk para santri, asatidz, dan pegawai bisa lebih maksimal.
Selain itu, keberadaan Poskestren ini akan melahirkan kader-kader kesehatan santri, baik yang bergerak dalam hal pencegahan, pembinaan, maupun penanganan, yang juga akan langsung dibimbing oleh tenaga kesehatan yang profesional.
Pendaftaran Santri Baru
Dalam setiap menyambut tahun pelajaran baru, Pondok Pesantren Al-Amin membuka pendaftaran santri baru yang dikemas dalam kegiatan Seleksi Penerimaan Santri Baru (SPSB).
Dalam menyambut tahun pelajaran 2021/2022, program pendaftaran tersebut dilaksanakan dalam dua gelombang. Adapun pendaftaran gelombang pertama dimulai tanggal 16 Desember 2020 dan berakhir pada tanggal 26 Maret 2021.
Sedangkan, untuk pendaftaran gelombang kedua dimulai pada tanggal 01 April 2021 sampai dengan tanggal 04 Juni 2021. Informasi tentang seputar pesantren, maupun pendaftaran bisa diakses di www.alamin.sch.id, atau di instagram alaminmojokerto, atau dengan datang langsung ke Pondok Pesantren Al-Amin di Jl. RA. Basuni No. 18 Japan Sooko Mojokerto. (bas)
Editor : Imron Arlado