NGORO, Jawa Pos Radar Mojokerto - Demi menjaga hubungan baik dengan segala lini, BPJS getol bersilaturahmi. Kali ini, Jajaran petinggi BPJS Ketenagakerjaan dan Forkompinda setempat mendatangi sebuah pabrik yang bergerak di bidang pembuatan komponen otomotif kendaraan, Selasa (27/10).
’’Iya, kami saat ini (kemarin) sowan ke PT Surabaya Autocomp Indonesia (SAI),’’ kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto.
Kunjungan ini, lanjut Agus, merupakan salah satu program Customer Relation Managemen (CRM). Dan, sebagai bentuk aplikasinya, berkunjung ke PT SAI. Kegiatan ini diharapkan dapat menjaga hubungan baik dengan perusahaan-perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan. ’’Kunjungan secara langsung ke perusahaan peserta perlu dilakukan. Selain mejaga silaturahmi, BPJS Ketenagakerjaan dapat berkoordinasi secara langsung dengan pihak perusahaan. Sehingga dapat memperoleh informasi dengan lebih mendalam dan koordinasi BPJS Ketenagakerjaan dengan Perusahaan peserta akan lebih mudah,’’ ujar Agus.
Pihaknya menambahkan, kunjungan kali ini di dampingi Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Dodo Suharto, Asisten Deputi Wilayah Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Jatim, Andrey J Tuamelly, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Dwi Endah Aprilistyani, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Adhie Wibowo, Kepala Bidang Pengawasan dan K3 Disnaker Provinsi Sigit Priyanto, dan Kepala Disnakertrans Mojokerto Nugraha Budi S. ’’'CRM merupakan bagian upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam merawat hubungan kemitraan strategis dengan perusahaan, serta menjalin komunikasi yang baik,’’ ungkapnya.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Dwi Endah Aprilistyani menjelaskan, hingga saat ini, PT Surabaya Autocomp Indonesia ini telah mengikutsertakan seluruh karyawannya untuk mendaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan. Dengan jumlah karyawan tetap dan kontrak kurang lebih 5300 tenaga kerja dan karyawan magang sebanyak 513 tenaga kerja. ’’Alhamdulilah sejak 2003 hingga sekarang PT SAI mendaftarkan karyawannya dengan beberapa program. Yakni, karyawan tetap dan kontrak empat program serta karyawan magang dua program,’’ pungkas Endah. (dik)
Editor : Imron Arlado