Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Siswa SD/MI Jalani Tryout USBN-BK, Jadi Ajang Evaluasi

Moch. Chariris • Kamis, 21 Februari 2019 | 06:00 WIB
siswa-sdmi-jalani-tryout-usbn-bk-jadi-ajang-evaluasi
siswa-sdmi-jalani-tryout-usbn-bk-jadi-ajang-evaluasi

MOJOKERTO - Pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional berbasis komputer (USBN-BK) SD/MI semakin dekat. Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto terus mengebut sejumlah persiapan.


Salah satunya dengan menggulirkan pelatihan atau tryout yang dilaksanakan pekan ini. Kepala Dispendik Kota Mojokerto Amin Wachid, menjelaskan, agenda tryout diselenggarakan secara serentak selama tiga hari.


Dimulai sejak Senin (18/2) dan berakhir pada Rabu (20/2) hari ini dengan diikuti seluruh siswa kelas VI SD/MI se-Kota Mojokerto. ”Ada 2.960 peserta yang mengikuti tryout,” paparnya.


Jumlah tersebut sesuai dengan daftar nominasi sementara (DNS) calon peserta yang mengikuti USBN-BK tahun ajaran 2018/2019 ini. Dia mengaku selama dua hari pelaksanaan berjalan tanpa kendala berarti. Hanya saja, setelah berakhirnya tryout nanti, pihaknya bakal mengumpulkan hasil laporan dari seluruh sekolah.


Jika terdapat kendala akan segera dilakukan evaluasi agar tahapan berikutnya lebih lancar. ”Ini masih tahap pertama, nanti akan kita lakukan sampai tahap ketiga,” ujarnya. Amin menyatakan, salah satu tujuan diselenggarakan untuk menguji kesiapan sarana dan prasarana. Di antaranya adalah perangkat laptop, komputer, server, hingga jaringan internet.


Di samping itu, agenda tersebut sekaligus untuk mematangkan kesiapan siswa dalam mengerjakan soal berbasis computer based test (CBT). ”Harapannya, dengan tiga kali tryout nanti siswa akan terbiasa dan semakin kaya kisi-kisi soalnya,” paparnya.


Oleh karena itu, pelaksanaan tryout dilakukan dengan kondisi dan suasana yang hampir sama dengan USBN-BK yang digelar 22-24 April nanti. Setiap siswa juga dihadapkan dengan tiga mata ujian, Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).


Dispendik menjadwalkan tryout tahap kedua pada 4-6 Maret nanti. Kemudian dilanjutkan tahap ketiga yang digelar pada 11-13 Maret mendatang. Amin menambahkan, meski hasil USBN tak lagi menjadi pertimbangan seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di bangku SMP negeri.


Namun, pihaknya tetap mengimbau siswa agar tetap mengerjakan dengan serius. ”Sehingga saat USBN-BK nanti siswa tetap memperoleh nilai yang maksimal,” tandasnya. Untuk diketahui, sejak tahun 2018 lalu, jenjang SD/MI sederajat di Kota Mojokerto menjadi pilot project pemerintah pusat untuk menggelar USBN-BK.


Tahun lalu, pemkot sedikitnya menggelontorkan Rp 15 miliar untuk menyuplai bantuan laptop ke jenjang SD dan SMP. Tak kurang 1.220 unit laptop telah dibagikan ke 61 lembaga negeri. Sementara 500 unit juga diberikan kepada 25 lembaga swasta. Masing-masing lembaga menerima 20 unit laptop dan 1 server untuk mendukung pelaksanaan CBT 100 persen.


Di samping itu, dispendik mengagendakan tryout USBN-BK untuk tingkat SMP/MTs. Rencananya, pelatihan itu akan digelar pada 4-7 Maret yang diikuti sebanyak 3.117 siswa dari 22 lembaga SMP/MTs se-kota. 

Editor : Moch. Chariris