MOJOKERTO – Perwajahan infrastruktur sentra ekonomi dan pasar di Kota Mojokerto dipastikan bakal mengalami perubahan signifikan. Pasalnya, tahun ini pemkot mendapat dukungan anggaran dari pusat untuk pembangunan dan rehabilitasi di enam titik.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Ruby Hartoyo mengungkapkan, tahun ini pemkot diproyeksikan akan kembali mendapat tambahan kucuran bantuan dari pemerintah pusat. Tak tanggung-tanggung nominalnya berkisar Rp 12 miliar. ”Insya Allah dapat bantuan lagi di dua lokasi,” ungkapnya kemarin (15/1).
Dia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan dana Pembantuan Tugas (TP) yang digelontorkan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) ke daerah. Bantuan itu menyasar untuk proyek rehabilitasi Pasar Burung Empunala dan pembangunan pasar baru di Jalan Ketidur, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon.
Ruby menyebutkan, keduanya diperkirakan akan mendapat sokongan dana Rp 6 miliar. ”Jadi, tahun 2019 kita memperoleh dana TP di tiga titik,” tandasnya. Sebelumnya, bantuan dana TP telah dipastikan diterima untuk proyek rehabilitasi Pasar Prapanca, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon.
Pusat ekonomi yang dikenal dengan Pasar Cakarayam itu juga mendapatkan alokasi sebesar Rp 6 miliar. Bantuan TP merupakan dana untuk proyek fisik. Dalam hal ini, pengguna anggaran (PA) langsung di bawah Mendag, sementara kuasa pengguna anggaran (KPA) diserahkan pada Kadisperindag Kota Mojokerto.
Sedangkan untuk pelaksanaannya, harus menyesuaikan dengan prototipe yang telah dirancang oleh Kemendag. ”Kalau di pasar burung nanti mungkin yang di bagian belakang, karena yang depan kondisinya masih bagus,” terangnya.
Ia menambahkan, tambahan dua bantuan itu hampir dipastikan didapatkan di tahun ini. Progresnya sudah mencapai 80-90 persen. Beberapa waktu lalu, perwakilan Kemendag juga telah melakukan survei ke lapangan. ”Tinggal menunggu Permennya saja. Kepastiannya di akhir-akhir bulan ini,” tandasnya.
Dengan demikian, terdapat enam lokasi yang akan tersentuh pembangunan pada 2019 ini. Selain kucuran dana TP, pemkot juga digelontor bantuan pembangunan oleh Kenterian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Sentra PKL Benteng Pancasila.
Sentra PKL yang pernah dilanda kebakaran itu dialokasikan sekitar Rp 10,6 miliar. Selain itu, juga ada pengalihan dana alokasi khusus (DAK) untuk dua lokasi. Antara lain untuk renovasi dan penambahan volume di Pasar Prajurit Kulon sebesar Rp 1,6 miliar. Di DAK Rp 1,6 miliar juga menyasar pembangunan pasar baru di Jalan Raya Bypass, Kelurahan Gunung Gedangan.
Editor : Moch. Chariris