Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Simpang Lima Kenanten Jadi Pusat Kepadatan Kendaraan

Moch. Chariris • Kamis, 27 Desember 2018 | 22:00 WIB
simpang-lima-kenanten-jadi-pusat-kepadatan-kendaraan
simpang-lima-kenanten-jadi-pusat-kepadatan-kendaraan



MOJOKERTO – Imbas momentum liburan Natal dan tahun baru (nataru), kondisi sejumlah jalan raya di Mojokerto mengalami kepadatan volume kendaraan. Salah satunya terlihat di simpang lima Kenanten.


Simpang lima yang menjadi jalur utama itu mulai padat. Terebih pada sore hari. Saat jam pulang kerja menjadi puncak kepadatan. Kanit Turjawali Ipda Irwan Rizki, mengungkapkan, kepadatan volume kendaraan di simpang lima kenanten sudah mulai terasa sejak 24 Desember lalu.


’’Sampai hari ini (kemarin) jalan sudah mengalami kepadatan. Akan tetapi tetap lancar dan kondusif,’’ ungkapnya. Menurutnya, atensi yang kini dipersiapakn guna antisipasi kemacetan adalah pada tanggal 31 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019.


Hal itu lantaran pada tanggal itu diprediksi menjadi puncak kemacetan di wilayah tersebut. Sehingga, untuk mengantisipasi, pihaknya melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap arus lalu lintas (lalin) dari lima penjuru.


Baik kendaraan yang melaju dari arah Surabaya, Jombang, Mojokerto Kota, Mojosari, maupun dari arah Meri. ’’Dari sini kita pantau semuanya. Terlebih di saat Operasi Lilin Semeru 2018 ini,’’ katanya. Selain pemantauan, pihaknya juga telah menyiapkan tim urai kemacetan.


Petugas selalu siaga dan sigap jika terjadi kemacetan. Terkait kemungkinan terjadi kecelakan, polisi juga telah mengantisipasi dengan menyediakan tim tanggap laka lantas. ’’Sewaktu-waktu ada kejadian tak diinginkan di jalan, kita siap,’’ ungkapnya.


Pelayanan kepada masyarakat pun diutamakan. Dengan menggandeng beberapa instansi terkait. Seperti, Dinkes, Dishub, Damkar, dan pihak yang lain. Termasuk siswa dan relawan yang turut serta membantu. (sad)


 

Editor : Moch. Chariris