MOJOKERTO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto yang selama ini menempati kantor sementara di Surodinawan, resmi menempati kantor baru. Yakni, di Jalan Raya Bypass KM 49 Kota Mojokerto.
Selasa (20/3), kantor tersebut diresmikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur E.S Maruli Hutagalung. Hadir dalam peresmian itu, Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus, Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP), jajaran Forkopimda, Ketua IAD Wilayah Jatim, dan sejumlah kepala kejaksaan negeri (kajari) di wilayah Jawa Timur.
Peresmian kantor baru ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur E.S Maruli Hutagalung, yang bersamaan dengan peresmian Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kota Mojokerto oleh Ketua IAD wilayah Jawa Timur Agustina Hutagalung.
Dalam sambutannya, Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus, menyampaikan, Kota Mojokerto sangat minim sumber daya alam, sehingga untuk meningkatkan kemakmuran adalah dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
’’Terkait dengan itu semua elemen/instansi diharapkan bisa mendukung terwujudnya Kota Mojokerto sebagai service city termasuk institusi kejari,’’ harapnya. Dengan ditempatinya kantor yang baru ini, wali kota juga berharap dapat memberikan dorongan, semangat, kepada keluarga besar kejari untuk memberikan pelayanan hukum dan penegakan hukum di Kota Mojokerto.
’’Dengan diresmikannya kantor Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto ini semoga dapat mewujudkan masyarakat yang sadar hukum. Sehingga, situasi dan kondisi di Kota Mojokerto sebagai kota yang damai, sejahtera dan berkeadilan bisa tercapai,’’ tambahnya.
Sementara itu, Kajati Jawa Timur E.S Maruli Hutagalung, berharap dengan diresmikannya kantor baru penegakan hukum menjadi lebih baik dan lebih maju. ’’Masyarakat Kota Mojokerto apabila ada permasalahan silakan datang ke kantor kejari untuk menyampaikan laporan-laporannya dalam hal penegakan hukum,’’ kata Maruli.
Maruli juga menegaskan bahwa di bawah pimpinan Halila Rama Purnama, Kantor Kejari Kota Mojokerto akan maju, khususnya dalam penegakan hukum.
Dalam laporannya, Kajari Kota Mojokerto Halila Rama Purnama, menyampaikan, gedung kantor dibangun secara representatif dengan berlandaskan jiwa Tri Krama Adhyaksa dengan tanpa mengesampingkan proses kearifan lokal seperti yang diwariskan kerajaan Nusantara.
Karena Mojokerto merupakan tanah leluhur Kerajaan Majapahit. ’’Nuansa Merah putih menandakan kami berani dan bertekad suci untuk menegakkan keadilan demi mewujudkan ketertiban masyarakat khususnya Kota Mojokerto yang kondusif,’’ ungkap Halila.
Kantor Kejari seluas 13.420 m2 ini merupakan hibah dari Pemerintah Kota Mojokerto. Pembangunan gedung ini dilaksanakan sejak 18 September 2017 dan selesai tepat pada 31 Desember 2017 sebagaimana dijanjikan Halila kepada kajati.
Editor : Moch. Chariris