Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pakai Inner Hijab? Gunakan Bahan Seperti Ini Agar Tetap Nyaman

Moch. Chariris • Minggu, 12 Mei 2024 | 14:55 WIB
Photo
Photo

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - INNER hijab atau sering disebut dengan ciput kini kembali tren di media sosial.

Namun, di luar tren, ciput memang berfungsi membantu merapikan hijab, mencegah tranparansi hijab, dan menjaga aurat tetap tertutup dengan baik.

Serta mempermanis penampilan para muslimah.

Inner hijab menjadi salah satu bahan untuk menambah kenyamanan. (Sofan Kurniawan)
Inner hijab menjadi salah satu bahan untuk menambah kenyamanan. (Sofan Kurniawan)

Ciput atau inner hijab adalah bagian dalam yang dikenakan di bawah hijab untuk menjaga rambut tetap tertutup dengan baik, dan hijab tampak lebih rapi.

Seiring berkembangnya tren fashion saat ini, ciput juga sudah menjadi aksesori yang dapat meningkatkan tampilan para muslimah.

Himawari Annida Purnomo, 22, pemakai ciput atau inner hijab mengaku, sudah menggunakan ciput sejak SMP.

Ketika berusia 16, dia masuk SMA berbasis pondok pesantren. Di sana dirinya sudah memantapkan hati untuk selalu memakai ciput.

Alasannya, memakai ciput agar rambut tidak terlihat. Di samping itu hijab juga tidak mudah geser. ”Agar membuat kerudung terlihat lebih rapi dan mempermanis penampilan,” ungkapnya.

 Dia mengatakan, ciput yang sering digunakan adalah jenis basic. Seperti berdesain standar dan ciput bandana.

Ciput bandana memiliki desain seperti bando kain, serta di belakangnya terdapat karet. Bahan ciput yang dipakainya menggunakan kaus rayon.

”Karena kaus rayon bahannya sangat nyaman dan adem, minusnya hanya lebih mudah molor,” ujarnya.

 Perempuan yang kerap disapa Hima ini menuturkan, dirinya sering menggunakan ciput ketika bepergian. Seperti ke kampus, seminar, bahkan ketika jalan-jalan.

Hijab yang digunakan pun beragam. Seperti hijab umama, Paris biasa, bella square dan pashmina. ”Selalu pakai. Kecuali kalau pakai hijab instan, aku nggak pakai karena minim terlihat anak rambut," jelasnya.

Mahasiswa jurusan pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) di salah satu universitas di Jember ini juga memberikan tips bagi pemula yang ingin mencoba menggunakan ciput atau inner hijab.

Karena kebanyakan pemula memiliki keluhan pusing ketika memakai ciput.

Hal itu disebabkan dari ukuran ciput yang terlalu ketat dan karetnya sulit melar. Sehingga ketika dipakai ciput terasa tidak nyaman dan menyebabkan pusing.

”Tipsnya untuk cari bahan ciput yang bagus dan karet yang tidak terlalu ketat. Selain itu, cari ukuran yang pas untuk kepala agar nyaman,” paparnya. (firza aulia ningrum/ris)

Editor : Hendra Junaedi
#hijab #kerudung #ciput #muslim