Banyak Scroll Bikin Susah Fokus, Ini Cara Mudah Melatih Attention Span

Imron Arlado • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 17:58 WIB
Terlalu banyak scroll konten pendek bisa membuat attention span menurun. (Foto: Robin Worrall/Unsplash)
Terlalu banyak scroll konten pendek bisa membuat attention span menurun. (Foto: Robin Worrall/Unsplash)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Hidup di era media sosial membuat banyak orang terbiasa membuka TikTok, Reels, Shorts, dan media sosial lainnya. Fenomena ini semakin membuat orang tidak bisa melepaskan gawainya.

Penonton dimanjakan dengan puluhan konten pendek. Satu konten selesai, kemudian lanjut berpindah ke konten lainnya. Kondisi mengonsumsi konten pendek secara terus-menerus tersebut berpotensi membuat seseorang semakin sulit mempertahankan fokusnya hingga memiliki attention span yang rendah.

Attention span merupakan durasi seseorang bisa mempertahankan fokusnya pada suatu aktivitas sebelum pikirannya terdistraksi oleh hal lain. Setiap orang memiliki attention span yang berbeda.

Konten pendek yang ada di media sosial memberikan informasi dalam waktu singkat sehingga pengguna bisa langsung berpindah ketika itu mulai membosankan. Kebiasaan multitasking juga mengakibatkan perhatian tidak bisa bertahan dan terus berpindah-pindah.

Baca Juga: Ramai Isu Keracunan MBG, Kenali 7 Ciri Makanan yang Tak Layak Konsumsi

Contoh indikator apabila seseorang memiliki attention span yang rendah, misalnya sulit fokus dan berkonsentrasi pada satu aktivitas, sering berpindah tugas sebelum pekerjaannya selesai, tidak tahan melakukan aktivitas yang membutuhkan waktu lama, hingga mudah terdistraksi oleh hal lain saat mencoba untuk fokus.

Begini cara yang bisa dilakukan untuk melatih attention span:

Mulai dengan durasi fokus secara bertahap

Gunakan durasi yang agak pendek sebelum masuk ke durasi berjam-jam. Tingkatkan durasi secara bertahap. Misalnya, dimulai dengan fokus selama 30 menit, kemudian 1 jam, 2 jam, dan seterusnya.

Jauhkan HP saat sedang fokus

Letakkan HP saat sedang fokus atau melakukan aktivitas tertentu. Buat HP dalam mode DND (Do Not Disturb) dan matikan notifikasi yang tidak penting. Jika ingin jangka panjang, bisa uninstall media sosial sementara. Hal itu digunakan untuk mengurangi distraksi. 

Hindari multitasking

Fokus dan kerjakan satu aktivitas sampai selesai sebelum berpindah ke aktivitas lain.

Tahan rasa bosan

Jika sudah mulai bosan, cobalah untuk menahan diri untuk tidak langsung membuka ponsel atau beralih ke aktivitas lain. Hal tersebut berguna untuk membiasakan diri.

Konsumsi konten panjang

Konsumsi konten dengan durasi secara bertahap, misalnya membaca buku, mendengarkan podcast, mengerjakan esai, dan lain-lain.

Buat jadwal dan to-do list

Jadwal dan to-do list bisa membantu menyelesaikan pekerjaan yang harus diselesaikan. Bisa juga menambahkan waktu tertentu untuk scrolling sehingga ada waktu dan jam pasti untuk melakukan scroll.

Istirahat yang cukup

Tingkat attention span seseorang juga dipengaruhi oleh kondisi tubuh. Istirahat yang cukup akan membantu memulihkan otak untuk meningkatkan fokus.

Baca Juga: Fakta Menarik di Balik Film Descendants of the Sun yang Diadaptasi ke Versi Indonesia

Kemampuan untuk mempertahankan fokus menjadi hal yang penting. Meski kemampuan fokus tidak bisa berubah dalam sekejap, memperbanyak latihan bisa sangat membantu memulihkan fokus secara bertahap.

Aktivitas scrolling memang tidak bisa dihindari. Namun, kebiasaan melakukan scrolling dan mengonsumsi konten pendek perlu dikendalikan agar bisa melatih kemampuan fokus pada satu aktivitas tanpa distraksi. NAVA

Editor : Imron Arlado
attention span scrolling media sosial fokus multitasking