Baca Juga: Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Siap Dukung Transformasi Energi Nasional
Tak hanya memasak, momen kebersamaan menjadi daya tarik utama dari tren ini. Setelah burger siap disantap, mereka biasanya mengobrol santai, menikmati secangkir kopi, bermain kartu seperti uno, bermain air di sungai, hingga mengabadikan momen melalui foto dan video bergaya sinematik untuk diunggah ke TikTok.
Perpaduan suasana alam yang asri dengan konsep piknik sederhana membuat banyak anak muda tertarik mencobanya.
Berbeda dengan berkumpul di dalam kafe, Burger River menawarkan pengalaman menikmati makanan di tengah suasana alam. Gemericik air sungai, udara yang sejuk, serta pemandangan hijau menjadi daya tarik tersendiri yang membuat aktivitas ini terasa lebih santai.
Tak heran jika video-video bertema Burger River belakangan semakin banyak bermunculan di media sosial.
Bagi masyarakat Mojokerto, terdapat beberapa lokasi yang memiliki karakteristik serupa dan dapat menjadi alternatif untuk menikmati suasana Burger River.
Di antaranya kawasan Bolodewo River Park di Pacet, Klurak Eco Park, hingga area Sungai Cendono yang menawarkan suasana alam dengan aliran sungai yang menenangkan.
Meski demikian, pengunjung tetap perlu memilih lokasi dengan arus sungai yang aman serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas.
Di balik serunya tren tersebut, ada hal yang tak boleh diabaikan, yakni menjaga keselamatan dan kebersihan lingkungan. Penggunaan kompor portable harus dilakukan secara hati-hati dan jauh dari bahan yang mudah terbakar. Selain itu, seluruh sampah makanan, kemasan, maupun peralatan sekali pakai sebaiknya dibawa kembali agar tidak mencemari sungai maupun kawasan wisata.YOLANDA
Editor : Imron Arlado