BUKAN lagi milik orang dewasa, bela diri kickboxing kini digemari kalangan usia dini. Tak hanya menjadi sarana melatih fisik dan disiplin, kickboxing telah banyak menjadi jalan prestasi anak-anak di bidang olahraga.
Ketua Kickboxing Indonesia (KBI) Kota Mojokerto Juang Ade Gemilang mengatakan, kickboxing menjadi wajah baru bagi anak-anak untuk menyalurkan energi sekaligus meraih prestasi. ’’Selain menyehatkan, juga bisa berprestasi karena banyak event kickboxing untuk berbagai kelompok usia,’’ ungkapnya.
Pada ajang multievent Porprov IX Jawa Timur 2025 di Malang Raya, atlet binaannya berhasil membawa pulang 1 medali perak dan 1 medali perunggu. Kini, mereka tengah berlatih intens untuk menghadapi Kickboxing Championship Jawa Timur Open Piala Stafsus Kemendes PDT RI pada 15-17 Mei di Gedung BUMDes Padusan, Pacet, Kabupaten Mojokerto, nanti.
Dalam turnamen terdekat itu, sekitar 12 atlet dari usia dini, remaja, dan dewasa bakal unjuk gigi. ’’Kejuaraan ini dibuka untuk kelas usia dini TK atau 5 tahun hingga dewasa usia 40 tahun. Bahkan pemula pun bisa ikut kejuaraan ini di kelas ekshibisi,’’ ujarnya.
Kejuaraan bulan depan itu menjadi ajang para atlet mengasah teknik dan jam terbang. Juang mengatakan, hal ini menjadi upaya pembinaan atlet yang menjadi program utama Ketua KONI Kota Mojokerto Santoso Bekti Wibowo. ’’Kami berterima kasih karena Ketua KONI Abah San yang selalu memberi dukungan penuh dalam pengembangan atlet,’’ tuturnya.
Sementara itu, di sisi lain kompetisi itu juga menjadi kesempatan emas bagi para pemula dan usia dini merasakan sensasi bertanding di ring kickboxing. Melalui ajang tersebut, kepercayaan diri anak bisa semakin terbentuk. ’’Dengan semakin sering mengikuti kompetisi, anak bakal semakin menguasai teknik dan memiliki mental juara. Prestasi yang diraih nantinya juga sangat berguna bagi pendidikan dan masa depan mereka,’’ tandas Juang. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah