JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Di tengah standar kecantikan yang kian diatur oleh sosial media, Hwasa justru menjadi orang pertama yang akan menentang stigma tersebut.
Banyak orang bilang bahwa K-pop idol harus memiliki kulit yang putih, badan kurus, mata kecil, wajah tirus. Tapi bagi Hwasa “If I don’t fit todays beauty standards, I’ll become a new, different standard”.
Hwasa, atau yang memiliki nama asli Ahn Hye Jin lahir pada 23 Juli 1995 di Jeonju, Jeolla Utara. Ia tergabung dalam girl-group Mamamoo sebagai vokal sekaligus rapper. Perjalananya menjadi idol K-pop terbilang cukup sulit, ia mengaku seringkali ditolak agensi karena visual dan badannya yang dianggap gemuk.
Hwasa memang memiliki kulit tan, curvy body, dan kepribadiannya yang sangat autenthic. Ia memang tidak mengikuti standar kecantikan Korea yang memiliki badan kecil, wajah tirus, kulit putih dan sebagainya. Ia lebih menjadi dirinya sendiri, sebagai Hwasa yang percaya diri dengan kulit eksotisnya.
Sekarang ia gampang diterima banyak orang, bahkan sering dipuji karena penampilannya dan menjadi role model. Bahkan, fansnya memiliki julukan “Hwasa Effect”.
Bukan hanya melalui penampilan saja, Hwasa juga aktif menyuarakan pentingnya mencintai diri sendiri (self-love) dalam berbagai kesempatan, termasuk pada saat diatas panggung maupun wawancara. Ia menegaskan bahwa kecantikan tidak hanya dinilai dari fisik semata, melainkan juga kepercayaan diri dan karakter seseorang.
Dalam beberapa penampilannya di acara musik maupun variety show Korea, ia kerap tampil dengan gaya berani yang tidak biasa bagi standar idol K-pop perempuan. Karena kepercayaan diri dan sikapnya yang unapologetically herself ini justru membuatnya diterima dan dikagumi oleh publik. Banyak orang yang terinspirasi untuk lebih nyaman dengan warna kulit mereka sendiri, bentuk tubuh, serta gaya personal.
Melalui karya musiknya, seperti “Maria” yang menceritakan tentang kritik publik dan perjuangan penerimaan diri, ia menunjukkan bahwa kecantikan sesungguhnya datang dari keberanian untuk menjadi versi terbaik diri sendiri.
Bukan hanya karena paras dan personality nya saja, Hwasa juga memiliki suara yang khas. Deep, soulfoul, dan penuh karakter, hal itu yang menjadikan suara Hwasa tidak pasaran, justru yang membuat ia semakin stand out. Di atas panggung, ia bukan cuma sekedar perform, tetapi ia juga bisa menguasai panggung lewat auranya. Hwasa memiliki stage performance yang benar-benar strong.
Kini, Hwasa bukan hanya ditampilkan sebagai penyanyi yang berbakat dan memiliki suara merdu, tetapi juga sebagai simbol keberanian dan representasi kecantikan alternatif dalam industri hiburan Korea. Kehadirannya menjadi angina segar bagi banyak wanita di seluruh dunia untuk berani tampil apa adanya.
Hwasa berhasil mematahkan stereotypes dunia mengenai kecantikan, satu hal yang bisa kita pelajari dari Hwasa yaitu don’t fear to be different.
Natasia Reyna
Editor : Imron Arlado