Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tren Pelari Kalcer Outfit Stylish & Branded

Yulianto Adi Nugroho • Minggu, 21 September 2025 | 15:25 WIB

 

 

MENJAGA KEBUGARAN: Masyarakat melakukan aktivitas olahraga lari di Mojokerto. Belakangan muncul tren pelari kalcer yang membuat olahraga lekat dengan fesyen.
MENJAGA KEBUGARAN: Masyarakat melakukan aktivitas olahraga lari di Mojokerto. Belakangan muncul tren pelari kalcer yang membuat olahraga lekat dengan fesyen.

Olahraga lari sudah menjadi gaya hidup dan kebutuhan bagi sebagian orang. Bahkan, tak sedikit yang rela merogoh kocek lebih dalam untuk memenuhi kebutuhan outfit berlari supaya dapat meningkatkan performa. Fenomena yang dikenal dengan pelari kalcer itu membuat olahraga lari kini tak sekadar ajang menjaga kebugaran, melainkan juga sarana aktualisasi diri.

 Istilah pelari kalcer merujuk pada subkultur urban yang menggabungkan tiga unsur: olahraga, fesyen, dan gaya hidup. Kalcer yang merupakan bahasa gaul dari culture (budaya) identik dengan hal-hal serba kekinian. Dalam praktiknya, para pelari kalcer tak hanya memperhatikan aspek fisik dan kesehatan, melainkan juga penampilan dan estetika saat berolahraga. Mereka pun kerap menggunakan pakaian, sepatu, dan aksesori lari lainnya yang stylish, branded, dan tentunya mahal. 

Seperti yang diungkapkan Afif. Menurutnya, harga setiap barang yang dipakai pelari kalcer rata-rata di atas harga pada umumnya. Dari kaus kaki, celana, serta sepatu yang pastinya harganya lebih dari jutaan rupiah. ”Yang disebut pelari kalcer itu biasanya yang dipakai bagus-bagus,” kata pria asal Kota Mojokerto tersebut.

 Bukan sekadar untuk urusan penampilan, Afif menyebut, pelari kalcer rela membeli barang prestise untuk menunjak aktivitas berolahraga. Seperti kaus kaki mahal yang mampu menyerap keringat lebih cepat dan sepatu yang berpengaruh terhadap performa lari. Pun demikian dengan aksesori jam tangan pintar yang dipakai mengukur kecepatan hingga detak jantung. ”Jadi, tidak hanya untuk gaya-gayaan, tapi pelari kalcer ini juga profesional, mereka sering ikut lomba dan pastinya naik podium,” tandasnya. 

Bagi pelari kalcer, berlari bukan hanya kegiatan menjaga kesehatan badan. Lebih dari itu, juga bentuk gaya hidup dan upaya memenuhi kebutuhan hingga menyesuaikan diri dengan tren terkini. ”Mereka bisa tetap aktual, tapi juga berprestasi. Istilahnya ada harga, ada kualitas,” imbuh dia. Kendati demikian, outfit tak selalu menjadi faktor penentu untuk berolahraga lari.

 Banyak pula pelari yang tak ambil pusing dengan barang yang mereka pakai. Prinsipnya, mereka berlari untuk menjaga kesehatan. Soal peralatan yang dipakai, yang penting nyaman. ”Kalau kayak saya itu apa yang dipakai biasa-biasa saja, yang penting bisa rutin lari, apalagi usia sudah 40 tahun,” tandas Nur Alam, pelari lainnya. (adi/ris)

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#stylish dan fashionable #kalcer #outfit #Jogging atau Lari #olahraga #Lifestyle #gaya hidup