Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bayi Tidur di Luar Ruangan Saat Musim Dingin, Kebiasaan Unik Merawat Bayi di Islandia

Imron Arlado • Minggu, 14 September 2025 | 23:00 WIB
Di berbagai belahan dunia, tiap orang tua pasti memiliki kebiasaan unik yang berbeda-beda dalam merawat bayi mereka. Sumber foto: Google
Di berbagai belahan dunia, tiap orang tua pasti memiliki kebiasaan unik yang berbeda-beda dalam merawat bayi mereka. Sumber foto: Google

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Di berbagai belahan dunia, tiap orang tua pasti memiliki kebiasaan unik yang berbeda-beda dalam merawat bayi mereka.

Meski terdapat perbedaan dalam cara melakukannya, semua tradisi atau kebiasaan itu berangkat dari niat yang sama, yaitu menjaga kesehatan si kecil agar tumbuh sehat, kuat, dan bahagia.

Contoh nyata perbedaan kebiasaan ini dapat dilihat di Indonesia dan di Islandia. Kedua negara ini memiliki masyarakat dengan salah satu kebiasaan yang cukup mirip dan datang dari niat yang sama, yakni untuk merawat bayi agar sehat.

Di Indonesia, kita sudah familiar dengan kebiasaan unik menjemur bayi di pagi hari dengan tujuan agar bayi mendapat paparan sinar matahari yang baik untuk kesehatan tulang dan membantu pembentukan vitamin D.

Sementara itu, di Islandia juga memiliki kebiasaan seperti itu dan dengan niat yang sama. Namun, yang membedakan antara keduanya adalah waktu dan tujuan pelaksanaan.

Di Islandia, orang tua membiarkan bayi mereka tidur di luar rumah pada musim dingin. Meskipun terdengar cukup ekstrim, bagi masyarakat di sana, kebiasaan itu adalah hal yang normal dan bahkan dianggap memberi banyak manfaat untuk kesehatan bayi.

Tujuan dilakukannya hal ini adalah untuk memberi bayi udara segar serta membantu mereka tidur lebih nyenyak.

Jadi, meskipun kedua negara ini sama-sama melibatkan aktivitas bayi di luar rumah, alasan dan konteksnya sangat berbeda sesuai dengan iklim dan budaya masing-masing.

Tak hanya di Islandia, praktik kebiasaan ini juga dilakukan di negara-negara Nordik lainnya seperti Finlandia atau Denmark sebagai tradisi turun-temurun.

 

Baca Juga: Kosmetik Halal hingga Wudu Friendly

 

Kebiasaan ini sudah dilakukan sejak lama dan dianggap sebagai cara alami sekaligus natural untuk membiasakan bayi dengan lingkungan sekitar.

Dalam sudut pandang masyarakat di negara-negara Nordik, udara yang segar lebih sehat dan menguntungkan daripada udara dalam ruangan yang bisa lembab, pengap, atau bahkan penuh dengan kuman.

Menurut mereka, udara dingin yang segar dapat membantu pernapasan bayi menjadi lebih baik. Berdasarkan pengalaman orang tua di sana, bayi yang tidur di luar rumah saat musim dingin tidur lebih lama dan nyenyak.

Selain itu, ada keyakinan bahwa kebiasaan ini dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh anak sejak dini karena tubuh mereka belajar beradaptasi dengan cuaca dan iklim negara yang dingin.

Karena itu, para orang tua di Islandia percaya bahwa bayi akan lebih sehat jika dibiarkan tidur di luar saat musim dingin.

Kebiasaan ini sudah sangat berkaitan erat dan mendarah daging sehingga pemandangan kereta dorong bayi terparkir di halaman rumah, balkon, atau bahkan di luar cafe bukanlah hal yang aneh di Islandia serta negara Nordik lainnya.

Meski sudah dianggap sebagai kebiasaan yang normal, melakukan praktik kebiasaan ini tidak bisa dilakukan dengan sembarangan.

Para orang tua di Islandia memiliki cara khusus tersendiri untuk memastikan bayi tetap aman dan nyaman.

Si bayi biasanya dibungkus dengan pakaian berlapis, topi hangat, dan sleeping bag tebal di dalam kereta dorong bayi yang telah dirancang khusus dengan kanopi tertutup dan matras isolatif.

 

Baca Juga: Tren Make-Up Muslimah Kekinian: Natural, Formal, dan Kasual

 

Hal tersebut menjaga bayi agar tetap merasa nyaman dan hangat di luar ruangan yang udaranya sangat dingin.

Namun, tidak semua pihak setuju dengan adanya kebiasaan ini. Tak sedikit juga dokter dan orang tua dari luar Islandia berpendapat bahwa tradisi ini berbahaya, apalagi saat suhu udaranya sangat rendah.

Mereka menyebutkan bahwa terdapat resiko yang cukup besar seperti hipotermia dan masalah kesehatan lain jika pakaian serta perlengkapan tidak sesuai.

Sehingga banyak terjadi perdebatan yang mempertanyakan apakah kebiasaan ini benar-benar aman atau tidak.

Yang jelas dan perlu diingat, setiap tradisi harus selalu disesuaikan dengan kondisi iklim, budaya, rekomendasi medis, dan yang terpenting adalah kenyamanan serta keselamatan bayi, apapun metode perawatannya. FANEZA

 

Editor : Imron Arlado
#kebiasaan unik #kesehatan #musim dingin #bayi #merawat bayi #tidur di luar rumah #islandia #perawatan #Lifestyle #indonesia #tujuan #tradisi #manfaat