MAKE-UP dan wanita seolah menjadi suatu hal yang tak bisa dipisahkan. Tak terkecuali bagi kalangan muslimah.
Seni memoles wajah bagi perempuan pun terus berkembang. Tata rias natural belakangan dipilih karena dinilai cocok untuk dipakai kegiatan kasual maupun formal.
”Memang, sebagian di Mojokerto masih ada yang minat make-up barbie. Tapi, kalau sudah di perkotaan, lebih banyak yang suka make-up natural atau bahkan no make-up look,” ungkap Dessy Dhalia Sari, owner Danendra make-up artist (MUA).
Menurutnya, tren tata rias wanita muslimah di Mojokerto mengalami perkembangan hampir setiap tahunnya.
Setahun lalu, make-up barbie banyak dipilih kaum hawa. Namun, kini sudah bertahap mulai ditinggalkan.
Tata rias ini terinspirasi dari boneka barbie yang umumnya menampilkan kulit halus bercahaya, pipi dan bibir yang merah merona.
”Tahun lalu memang yang ngetren make-up barbie. Kalau sekarang trennya cenderung tidak banyak merubah tone kulit,” jelas perempuan asal Wates, Kota Mojokerto, ini.
Ada sejumlah kelebihan yang dimiliki jenis make-up natural hingga akhirnya kini mulai banyak dilirik kalangan muslimah.
Di antaranya tampilan yang segar serta lebih aman dan ramah kulit dengan penggunaan produk kosmetik yang lebih ringan.
Selain itu, tata rias satu ini mudah dan cepat diaplikasikan, serta cocok untuk acara formal maupun kasual.
Dessy menyebutkan, belakangan ini kerudung melayu turut diminati para muslimah seiring ngetrennya make-up natural.
Item busana sekaligus penutup aurat di kepala itu sekarang memliki beragam corak warna hingga motif kekinian yang menarik.
”Selain clean hijab, (untuk wedding) bisa ditambahkan long veil dan layering di dada,” tandas Dessy. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi