Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mengenal Gaya Hidup Gen Z Dari Tren Viral hingga Keseharian yang Otentik

Imron Arlado • Jumat, 12 September 2025 | 23:10 WIB
Generasi Z, atau yang lebih akrab disebut Gen Z, adalah kelompok yang lahir di era digital. Sumber Foto: Pinterest
Generasi Z, atau yang lebih akrab disebut Gen Z, adalah kelompok yang lahir di era digital. Sumber Foto: Pinterest

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Generasi Z, atau yang lebih akrab disebut Gen Z, adalah kelompok yang lahir di era digital. Mereka tumbuh di tengah perkembangan teknologi, media sosial, dan derasnya arus informasi global.

Tak heran jika gaya hidup Gen Z sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. Mereka cepat mengikuti tren, terbiasa membuat maupun mengonsumsi konten digital, namun tetap berusaha menjaga keaslian diri di tengah dunia yang serba instan.

Bagi Gen Z, mengikuti tren viral bukan sekadar hiburan, melainkan juga bentuk ekspresi diri dan cara membangun identitas.

Mulai dari tantangan TikTok, tren fashion mix-and-match, hingga meme yang meledak dalam semalam, semua menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Gen Z tidak hanya menjadi konsumen tren, tapi juga pencipta tren baru yang menyebar dengan cepat melalui platform media sosial.

 

 

Salah satu ciri paling menonjol dari gaya hidup Gen Z adalah kemampuan mereka hidup di dua dunia sekaligus: dunia nyata dan dunia digital.

Mereka sangat akrab dengan Instagram feed yang estetik, konten YouTube yang inspiratif, hingga threads atau X (Twitter) yang penuh opini.

Membuat dan berbagi konten menjadi aktivitas sehari-hari, bahkan bisa berkembang menjadi sumber penghasilan melalui pekerjaan sebagai influencer atau content creator.

Namun, di balik layar yang penuh warna, Gen Z juga dihadapkan pada tekanan untuk selalu tampil “sempurna”.

Inilah dilema yang membuat banyak dari mereka akhirnya mencari keseimbangan antara eksistensi online dan kebahagiaan pribadi.

Meski akrab dengan tren digital, Gen Z tetap punya kebutuhan besar untuk hidup autentik di dunia nyata.

Mereka menghargai kebersamaan dengan teman, pengalaman langsung seperti traveling atau konser musik, hingga aktivitas sederhana seperti nongkrong di kafe lokal.

Otentisitas menjadi nilai penting, karena di balik layar media sosial yang terkadang penuh kepalsuan, Gen Z ingin tetap jujur terhadap diri mereka sendiri.

Selain tren dan konten, gaya hidup Gen Z juga mencerminkan nilai-nilai yang mereka pegang:

  1. Keseimbangan hidup – Mereka peduli pada kesehatan mental dan berusaha tidak sekadar mengejar kesuksesan material.
  2. Keberlanjutan – Isu lingkungan dan gaya hidup ramah bumi menjadi perhatian mereka.
  3. Inklusivitas – Gen Z lebih terbuka pada perbedaan dan keberagaman, baik dalam budaya, gender, maupun pandangan hidup.
  4. Kebebasan berekspresi – Baik di dunia nyata maupun digital, mereka ingin menunjukkan siapa diri mereka sebenarnya.

Gaya hidup Gen Z adalah refleksi dari zaman yang mereka jalani: cepat, digital, sekaligus penuh dinamika.

 

 

Mereka mampu menjembatani dunia maya dengan realita, menggabungkan tren viral dengan keinginan hidup autentik.

Pada akhirnya, Gen Z bukan sekadar generasi yang mengikuti arus tren, tetapi juga generasi yang berani membentuk identitasnya sendiri, sesuai dengan nilai dan prinsip yang mereka yakini.

Mengenal gaya hidup Gen Z berarti memahami cara mereka mengarahkan dunia yakni antara layar ponsel yang penuh tren viral, dan kehidupan nyata yang tulus serta otentik

NIYA

 

 

 

Editor : Imron Arlado
#media sosial #tren #Lifestyle #Gaya Hidup Gen Z #Keseharian yang Otentik #Gen Z #perkembangan teknologi #tren fashion #era digital