Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tren Fashion Statement Gen Z dari Outfit Unik sampai Aksesoris Nyentrik

Imron Arlado • Minggu, 31 Agustus 2025 | 22:44 WIB
Setiap generasi punya cara sendiri dalam mengekspresikan diri lewat fashion. Sumber Foto: Pinterest
Setiap generasi punya cara sendiri dalam mengekspresikan diri lewat fashion. Sumber Foto: Pinterest

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Setiap generasi punya cara sendiri dalam mengekspresikan diri lewat fashion. Jika generasi sebelumnya cenderung mengikuti arus tren mainstream, Gen Z justru tampil beda.

Bagi mereka, fashion bukan hanya soal pakaian, tapi juga statement alias pernyataan diri. Lewat outfit unik, mix and match yang berani, hingga aksesoris nyentrik, Gen Z berhasil menjadikan fashion sebagai identitas sekaligus sarana untuk menonjolkan karakter pribadi.

Generasi Z dikenal sebagai generasi yang ekspresif, kreatif, dan berani tampil beda. Mereka tidak lagi menjadikan fashion sekadar penutup tubuh, melainkan sebagai media untuk menunjukkan kepribadian, nilai, bahkan ideologi hidup.

Melalui outfit yang unik, kombinasi warna berani, hingga aksesoris yang nyentrik, Gen Z berhasil menciptakan fashion statement yang tak hanya viral di media sosial, tapi juga membentuk budaya baru di kalangan anak muda. 

Tidak heran jika berbagai tren yang lahir dari Gen Z sering kali mendominasi halaman TikTok, Instagram, hingga jadi inspirasi brand fashion global.

Gen Z memiliki moto: ''Tidak ada aturan dalam fashion.'' Mereka berani memadukan item yang dianggap tidak nyambung, tetapi justru menghasilkan gaya yang khas.

Sneakers dipadukan dengan dress satin, kemeja vintage dilayer dengan hoodie, atau blazer formal dipakai bersama dengan celana cargo. Semua bisa terlihat keren asal percaya diri.

Contoh viral: Gaya streetwear formal mix yang sempat trending di TikTok, anak muda memadukan blazer oversized dengan sneakers chunky ala tahun 2000-an.

Bagi Gen Z, nyaman merupakan hal paling utama. Oleh karena itu, outfit oversize menjadi pilihan favorit.

 

 

Kaos longgar, celana baggy jeans, hingga jaket bomber yang kebesaran, semua menjadi andalan. Gaya ini memberi kesan santai tapi tetap stylish, cocok dipakai nongkrong maupun kuliah.

Contoh viral: Tren baggy jeans kembali meluap, di mana celana jeans longgar ala era 90-an kembali booming, dipadukan dengan crop top atau hoodie.

Aksesoris bagi Gen Z bukan sekadar pelengkap, tetapi bisa jadi bintang utama dari keseluruhan looks.

Kacamata dengan bingkai warna neon, kalung rantai besar, anting mismatched, hingga tote bag custom dengan desain lucu sering dipakai untuk mempertegas identitas mereka.

Contoh viral: Gelang manik-manik warna-warni ala friendship bracelet yang populer berkat tur konser Taylor Swift, kini juga jadi tren di kalangan Gen Z global.

Gen Z tidak takut untuk ''berisik'' dalam berpakaian. Warna neon, hijau stabilo, pink fuchsia, hingga oranye terang kerap mereka kombinasikan. Begitu juga dengan tabrak motif, seperti stripes dipadukan dengan bunga atau plaid digabung dengan tie-dye.

Contoh viral: Gaya color blocking pastel yang trending di Instagram, dengan memadukan celana lilac, atasan kuning lembut, dan outer hijau mint untuk menciptakan kesan playful.

Salah satu tren paling kuat di kalangan Gen Z adalah kembalinya gaya tahun 2000-an alias ''Y2K fashion''. Crop top mini, celana low-rise, kacamata kecil oval, hingga aksesoris glitter jadi andalan untuk menciptakan vibe nostalgic tapi modern.

Contoh viral: Tas bahu mini ala Paris Hilton tahun 2000-an yang sekarang kembali hype, sering muncul di OOTD TikTok dengan hashtag #Y2Kfashion. 

Terbawa budaya internet dan gaming, gaya e-girl/e-boy banyak diadopsi Gen Z. Ciri khasnya adalah outfit serba hitam, eyeliner tegas, kaos bergaris, rantai besar, dan rambut dicat warna terang. Gaya ini sering terlihat edgy dan artsy.

Contoh viral: Filter e-girl makeover di TikTok yang sempat trending, membuat banyak remaja mencoba mix and match outfit bergaya dark aesthetic.

Selain gaya, Gen Z juga peduli pada isu lingkungan. Itu sebabnya tren thrifting (belanja baju secondhand) masih booming. Selain murah, thrifted fashion juga unik karena setiap item biasanya langka. Gen Z bahkan sering melakukan thrift haul dan membagikannya di TikTok atau YouTube.

 

 

Contoh viral: Challenge Rp50 ribu thrift haul di TikTok, di mana anak muda berburu outfit kece di pasar barang bekas dengan budget minim.

Gen Z cepat menangkap tren dari film, musik, dan serial. Fashion statement mereka banyak terinspirasi dari idol K-Pop, gaya vintage ala Stranger Things, hingga aesthetic ala Wednesday Addams di Netflix. Setiap trend pop culture bisa dengan cepat diadaptasi, lalu dipersonalisasi sesuai gaya masing-masing.

Contoh viral: Gaya Wednesday Core all black outfit dengan sentuhan gothic yang booming setelah serial Wednesday rilis di Netflix.

Tren fashion statement Gen Z membuktikan bahwa gaya berpakaian kini lebih dari sekedar ikut-ikutan. Setiap outfit, warna, hingga aksesoris yang dipakai adalah cara mereka menyampaikan pesan. Tentang siapa mereka, apa yang mereka sukai, dan bagaimana mereka ingin dilihat.

 

Dari gaya Y2K yang nostalgic, thrift haul yang ramah lingkungan, hingga aksesoris nyentrik ala konser musik, Gen Z berhasil menciptakan panggung fashion baru yang seru, berani, dan penuh ekspresi.

Pada akhirnya, fashion bagi Gen Z bukan hanya tentang ''apa yang dipakai'', tetapi tentang bagaimana mereka bercerita lewat pakaian.

NIYA/FADYA

 

Editor : Imron Arlado
#outfit unik #Fashion Statement Gen Z #Y2K fashion #aksesoris nyentrik #Lifestyle #Gen Z #tren fashion