JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Pernah nggak sih kalian, di pagi hari semangat dengerin lagu pop ceria, sementara di sore harinya terhanyut dengan musik galau?.
Atau lagu gabut tiba-tiba playlist kita jadi penuh dengan lagu rock atau hip-hop? Ternyata genre lagu yang kita pilih seringkali nggak netap gitu-gitu aja. Fenomena ini bukan kebiasaan iseng aja, tetapi juga bisa terkait dengan kondisi psikologis dan emosional kita.
Musik juga bukan sekedar hiburan, tetapi juga cerminan dari apa yang sedang kita rasakan. Lalu, apa sih yang memuat mood bisa mempengaruhi selera musik kita secara drastis?
- Musik dengan Perasaan Seseorang
Musik memiliki kemampuan unik untuk menyentuh sisi emosional manusia. Setiap lirik, nada, ritme dapat memicu emosi, bahkan mengubah suasana hati secara instan.
Hasil penelitian membagikan bahwa musik penggunakan tempo cepat dan nada ceria mampu memicu perasaan positif mirip kebahagiaan serta keceriaan.
Sedangkan, musik dengan kecepatan atau irama yang lebih lamabat cenderung memicu perasaan negatif mirip kesedihan dan rasa takut.
Tetapi hasil dari penelitian ini juga tak selalu benar terkadang seseorang juga membutuhkan ketenangan yang di berikan oleh lagu dengan tempo yang lambat agar hati mereka menjadi tenang.
- Genre Musik Terhadap Perasaan Seseorang
Meski terdengar sepele, ternyata memilih genre musik bisa memengaruhi efek samping yang dihasilkan. Berikut ini adalah dampak mendengarkan musik berdasarkan beberapa genre nya:
- Musik klasik : Mampu meningkatkan fokus dan konsentrasi serta menenangkan pikiran, genre ini cocok didengarkan saat belajar atau bekerja.
- Musik pop/rock :Musik pop atau rock yang cepat dan energik dapat meningkatkan mood dan membuat seseorang merasa lebih bersemangat. Namun, genre musik ini bisa dengan mudah menditract aktivitasmu ketika sedang bekerja.
- Musik jazz : Bisa membantu mengurangi stres dan menenangkan tubuh yang kelelahan.
- Musik rap : Dapat memberikan rasa pemahaman dan kenyamanan, terutama bagi merekayang mengalami masalah serupa.
- Musik Indie : memberikan experience yang unik bagi pendengar. Dapat membuat seseorang merasa santai kadang juga membangkitkan jiwa kejayaan pendengar.
- Pengaruh Lagu Terhadap Perasaan
- Meningkatkan suasana hati : Musik yang bersemangat dan ceria dapat meningkatkan mood dan menurunkan tingkat kecemasan seseorang.
- Memicu Perasaan Negatif : Sebaliknya, musik yang sedih atau bernada minor dapat memicu perasaan sedih dan cemas kepada seseorang.
- Membantu Pemrosesan Perasaan : Lagu dapat menjadi sarana bagi seseorang untuk mengekspresikan dan memproses perasaan, terutama perasaan yang sulit diungkapkan.
- Mengelola Perasaan : Musik dapat digunakan untuk membantu mengelola suasana hati dan menciptakan suasana yang diinginkan, baik untuk relaksasi maupun meningkatkan energi
- Memberikan Efek Nostalgia : Dapat memiliki pengaruh yang kuat pada perasaan seseorang dan juga membangkitkan emosi yang mendalam dan membawa kembali kenangan dari masalalu.
- Terapi Untuk Psikologis : Terapi musik digunakan untuk membantu seseorang mengatasi berbagai kondisi emosional, seperti stres, kecemasan, dan sampai depresi.
Jadi, itu dia penyebab mengapa lagu/musik dapat berganti sesuai mood kita karena secara tidak langsung saat kita mendengarkan lagu, dapat melepaskan neurotransmiter seperti dopamin (yang terkait dengan kesenangan) dan serotonim (yang terkait dengan suasana hati).
Maka dari itu penting untuk memilih musik dengan bijaksana, terutama saat digunakan untuk mengelola emosi dan juga mendengarkan musik yang berlebihan atau tidak sesuai dengan kondisi perasaan agar perasaan hati tetap terjaga dengan baik.
ANGELINA
Editor : Imron Arlado