JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Treasure boy grup asal korea yang berada di bawah naungan YG entertainment itu debut pada tahun 2020. Treasure dikenal dengan lagu yang ringan dan pembawaan yang energik.
Treasure memperlihatkan perkembangan emosional dan makna dalam karya music mereka yang tampak jelas sejak lagu debut hingga lagu rilisan yang terbaru.
Sejak awal kemunculannya Treasure telah menunjukkan bahwa musik mereka lebih dari sekedar melodi dan visual yang menarik.
Di balik penampilan panggung yang enerjik dan koreografi yang memukau, terdapat lirik-lirik yang mencerminkan perasaan yang relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini.
Baca Juga: Treasure Comeback dengan lagu Yellow Perpaduan Musik, Emosi, dan Visual yang Memukau
Khususnya Gen Z yang tumbuh di tengah dinamika dan tekanan era digital yang serba cepat.
Dua lagu Treasure yaitu “My Treasure” yang rilis pada tahun 2021 dan “Hello” yang rilis pada tahun 2022, menjadi bukti nyata bagaimana emosi mereka diungkapkan dalam musik.
Dari semangat optimisme dan penguatan diri di lagu “My Treasure” hingga nuansa kesepian dan kerinduan pada lagu “Hello”, Treasure menyampaikan bahwa proses tumbuh tidak selalu berjalan maju.
Ada kalanya kita harus mengalami jatuh untuk memahami diri sendiri secara mendalam.
Baca Juga: Inilah Deretan Lagu Baru dari BABYMONSTER yang Terdapat Dalam Album DRIP
- Dari Harapan di “My Treasure”
Dirilis pada masa pandemi, “My Treasure” hadir sebagai penghibur yang menenangkan. Dengan lirik yang sederhana namun penuh makna, menegaskan bahwa setiap individu memiliki nilai, bahkan Ketika dunia terasa sangat kacau dan penuh ketidakadilan.
Lagu ini menggambarkan harapan yang tak pernah oadam, serta memberikan dorongan positif untuk terus bangkit dan melangkah maju.
Melodi yang ceria dan dan penuh semangat, lagu “My Treasure” menghadirkan nuansa music yang menenangkan sekaligus memotivasi, sehingga menjadikannya sebagai lagu penyemangat yang menginspirasi banyak pendengarnya.
- Kerinduan dalam “Hello”
Setahun setelahnya, lagu “Hello” hadir dengan suasana yang berbeda. Meskipun musiknya terdengar ceria dan penuh energi, liriknya justru menyimpan makna yang lebih gelap dan kelam.
Lagu ini menggambarkan kerinduan terhadap suatu hubungan yang tulus serta perasaan kehilangan meski berada di Tengah keramaian.
Selain itu lagu ini menggambarkan upaya dalam mencari sosok yang begitu berarti, dengan sentuhan melankolis yang mendalam.
Lagu ini berhasil merefleksikan sisi emosional Gen Z yang sering terjebak antara rasa kesepian dan keinginan menjalin koneksi dengan orang lain.
Kedua lagu tersebut menggambarkan dua sisi emosi yang saling melengkapi, yaitu semangat pantang menyerah dan optimisme menatap masa depan, serta rasa rindu dan kehangatan dalam menjalin hubungan antar manusia.
Melalui perpaduan musik dan lirik yang puitis, Treasure berhasil menunjukkan kedewasaan emosional yang luar biasa untuk ukuran grup rookie seumuran mereka.
Keaslian dan kedekatan karya mereka dengan pengalaman pendengar tak lepas dari peran aktif para anggota dalam menulis lirik dan menciptakan musik, sehingga menghasilkan karya yang tulus dan personal. Wulandari
Editor : Imron Arlado