JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Ketika mendengar istilah love language, kebanyakan orang akan membayangkan sepasang kekasih yang saling memberi hadiah atau memuji satu sama lain.
Padahal, bahasa cinta bukan hanya soal hubungan romantis, tapi juga hubungan keluarga, pertemanan, bahkan lingkungan kerja.
Love language, sebagaimana dijelaskan oleh Gary Chapman, seorang penulis asal Amerika, adalah sebuah bahasa yang menyatakan perbedaan individu dalam sebuah hubungan.
Love language sendiri ada lima, yaitu Words of Affirmation, Quality Time, Receiving Gifts, Act of Service, dan Physical Touch. Memahami dan menggunakan love language seseorang bisa membuat kita lebih terhubung dengan orang tersebut.
Setiap orang merasa dihargai dengan cara yang berbeda. Ada yang senang diberi ucapan membahagiakan, ada yang merasa dekat ketika diajak main bersama, dan ada juga yang lebih menyukai bantuan nyata.
Ada beberapa keuntungan jika kita mampu memahami love language orang lain. Jika kita tahu bagaimana orang-orang disekitar kita mengekspresikan perhatian mereka, kita bisa menghindari kesalahpahaman.
Kita jadi tahu bagaimana cara membuat orang tersebut nyaman dengan kita. Sehingga, kita bisa membangun kepercayaan orang tersebut lebih cepat. Selain itu, kita juga bisa menumbuhkan empati dalam hubungan sosial.
Dalam kehidupan sehari-hari, memahami love language orang lain akan sangat berguna bagi kita. Misalnya di tempat kerja, kita bisa membangun hubungan yang baik dengan rekan kita dengan memberi pujian atas hasil kerjanya jika love language rekan kita adalah Words of Affirmation.
Dalam pertemanan, kita bisa menjaga tali pertemanan dengan mengajak teman kita hangout atau mengobrol santai jika love language teman kita adalah Quality Time. Ada juga teman yang lebih suka dikirimi masakan kita atau hadiah lucu tanpa alasan jika love language mereka adalah Receiving Gifts.
Dengan keluarga, kita bisa membantu orang tua ketika mengurus pekerjaan rumah. Jika love language mereka adalah Act of Service, orang tua kita pasti akan merasa tersentuh ketika kita membantu mereka.
Memahami love language orang lain bisa menjadi kunci untuk mempererat hubungan. Bukan hanya dengan pasangan, tapi juga dengan semua orang yang ada dalam hidup kita.
Cinta tidak selalu dalam bentuk yang romantis. Terkadang, perhatian kecil yang sesuai dengan love language seseorang bisa lebih berarti.
Berikut adalah tips untuk mengetahui love language orang lain.
1. Perhatikan bagaimana orang tersebut menunjukkan perhatian. Biasanya hal itu juga menunjukkan tipe bahasa cinta mereka. Jika mereka suka memberimu hadiah, bisa jadi love language-nya adalah Receiving Gifts.
2. Tanyakan dengan pertanyaan ringan, jangan langsung bertanya dengan menjurus. Coba tanya tentang hal-hal yang ia sukai. Contohnya: ''Kamu tuh ngerasa paling dihargai kalau diapain sih?'' Jawaban mereka biasanya menentukan apa love language mereka.
3. Jangan anggap love language sebagai hal yang sepele. Perhatian kecil dapat membuat hubungan lebih erat dan sehat. FADYA
Editor : Imron Arlado