Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Fenomena FOMO di Era Media Sosial, Berikut Pengertian hingga Cara Mengatasinya

Imron Arlado • Jumat, 11 Juli 2025 | 00:19 WIB

 

FOMO atau fear of missing out adalah rasa cemas atau takut tertinggal tren-tren saat ini, karena merasa orang lain menjalani hiduFenomenap yang lebih, sukses, seru, dan bahagia. sumber foto: kompas
FOMO atau fear of missing out adalah rasa cemas atau takut tertinggal tren-tren saat ini, karena merasa orang lain menjalani hiduFenomenap yang lebih, sukses, seru, dan bahagia. sumber foto: kompas

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - FOMO atau fear of missing out adalah rasa cemas atau takut tertinggal tren-tren saat ini. Karena merasa orang lain menjalani hidup yang lebih sukses, lebih seru, dan lebih bahagia. 

Di era media sosial saat ini, FOMO menjadi lebih umum karena penggunaan dapat dengan muda melihat kehidupan orang lain dan merasa tertinggal jika tidak mengikuti tren atau berpartisipasi.

Saat ini FOMO sering muncul saat kita melihat postingan dari teman-teman yang selalu tampak bahagia, sukses, atau saat menikmati hal-hal seru dari liburan ke luar negeri, menonton konser, membeli barang-barang baru, hingga pencapaian karier. 

Media sosial, seperti TikTok, Facebook, atau Instagram, menjadi “etalase kehidupan” yang sering hanya memperlihatkan sisi baik seseorang tanpa tau dibaliknya. Kita jarang melihat perjuangan-perjuangan di balik layar, atau hari-hari biasa yang mungkin tak begitu mengesankan.

Di era sebelum media sosial fenomena ini mungkin hanya muncul saat mendengar kabar teman lewat telepon atau secara langsung. Namun, di era digital saat ini, media sosial membuat FOMO jauh lebih intens dan terjadi setiap saat.

Mengapa FOMO semakin parah di era media sosial saat ini? karena highlight reel yang menipu, media sosial adalah etalase yang hanya menampilkan momen-momen terbaik. orang-orang jarang sekali mengunggah foto menangis, stres, atau gagal dalam mencapai sesuatu. 

Budaya “Likes” dan haus validasi, setiap postingan dinilai dari jumlah likes, comments, atau view. Dan akhirnya membuat banyak orang merasa harus memposting hal menarik dan bagus hanya demi validasi.

FOMO bukan hanya soal perasaan sementara, tetapi jika terus dibiarkan, ia bisa berdampak serius. Seperti kehilangan rasa syukur, alih-alih mensyukuri apa yang kita punya, tetapi membuat pikiran sibuk memikirkan apa yang belum dimiliki.

Dapat menurunkan kesehatan mental, rasa cemas, stres, bahkan depresi biasa muncul karena terus merasa hidup kita lebih buruk dan tertinggal dari orang lain. Dan juga merasa terisolasi, buruknya semakin banyak orang yang merasa ia sendirian atau merasa kesepian di dunia nyata.

 

Baca Juga: Daftar Makanan Berikut Ini Mampu Meningkatkan Rasa Bahagia Bagi yang Mengonsumsinya, Kok Bisa?

 

Bagaimana cara mengatasi FOMO? berikut langkah-langkahnya:

Batasi terlalu sering scrolling hanya dapat memperbesar rasa kehilangan atau rasa cemburu terhadap orang lain.

Kalian bisa m3mbuat aturan sederhana seperti, tidak membuka media sosial satu jam sebelum tidur, menghindari sosial media saat sedang merasa sedih atau lelah.

 

Kalian bisa mencoba untuk memperhatikan, postingan seperti apa yang paling dapat membuat kalian tertinggal.

Seperti, melihat teman kalian membeli barang barang mewah? atau melihat teman kalian mencapai prestasi mereka?. Dengan mengenali pemicu, kalian bisa selektif dalam mengakses konten tersebut.

 

Baca Juga: Stop Pegang Gadget! Simak Beberapa Manfaat Berhenti Bermain Ponsel Sementara Waktu dan Simak Manfaatnya 

 

 

Luangkan waktu setiap hari untuk bisa mencatat minimal 5 hal yang kamu syukuri. Kegiatan ini sangat efektif membantu kalian untuk melihat betapa hidup kalian juga berharga.

 

Kalian  bisa memilih akun-akun yang membawa energi positif, misalnya akun edukasi, motivasi, atau sekedar hiburan ringan. Tak masalah jika kalian unfollow akun yang membuat kalian merasa minder.

 

Baca Juga: Ternyata Ngopi Tak Sekadar untuk Melepas Penat, Namun Juga Memiliki Segudang Manfaat Lho

Sosial media hanyalah panggung, kita semua tampil di atasnya, memilih foto yang bagus, sudut paling menarik, apa yang terlihat sempurna belum tentu mencerminkan kehidupan sesungguhnya.

 AILEEN ZNR

            

Editor : Imron Arlado
#karier #media sosial #fomo #sukses #hiburan #TREND #mental