Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Di Balik Sifat Mandiri dan Tanggung Jawab: Anak Pertama dan Tunggal Rentan Terkena Depresi?

Imron Arlado • Kamis, 10 Juli 2025 | 03:46 WIB
Anak pertama dan anak tunggal rentan terkena depresi.
Anak pertama dan anak tunggal rentan terkena depresi.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Sebuah penelitian terbaru dari Epic, Perusahaan pengelola rekam medis elektronik terbesar di Amerika Serikat, menunjukkan bahwa anak pertama dan anak tunggal memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah psikologis seperti kecemasan dan depresi.

Penelitian ini mengkaji lebih dari 182 ribu anak yang menjalani pemeriksaan kesehatan di usia 8 tahun, studi ini mencatat bahwa di usia tersebut mulai dilakukan skrining untuk kecemasan dokter anak.

Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa anak pertama memiliki kemungkinan 48 persen lebih besar terdiagnosis mengalami kecemasan dan 35 persen lebih tinggi mengalami depresi dibandingkan adik-adiknya.

Sementara anak tunggal memiliki kemungkinan 42 persen lebih besar untuk mengalami kecemasan dan 38 persen lebih besar mengalami depresi dibandingkan dengan anak-anak yang memiliki saudara kandung.

Hasil studi ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai krisis kesehatan mental di kalangan anak muda.

Menurut Caleb Cox, ketua tim peneliti, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor psikologis. Sebagaimana anak pertama yang sering dipandang sebagai pribadi yang bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, dan menjadi teladan bagi adik-adiknya.

Sementara anak tunggal dikenal karena sifat mandiri, rasa percaya diri yang tinggi dan satu-satunya harapan orang tua.

Akibatnya, tekanan tersebut dapat menimbulkan beban emosional dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental.

Oleh sebab itu, Cox mengingatkan bahwa anak kedua maupun bungsu juga dapat mengalami gangguan kesehatan mental, sehingga penting bagi semua anak untuk mendapatkan perhatian tanpa memandang posisi mereka dalam keluarga.

Cara Mendukung Anak Pertama dan Anak Tunggal

Ingin mencegah anak pertama atau anak tunggal menjadi rentan terhadap stres dan kecemasan? Berikut beberapa tips yang bisa Anda coba:

  1. Quality Time Bersama Anak

Sebagai orang tua yang memiliki anak lebih dari satu, maka sebaiknya menerapkan quality time yang sepadan dengan masing-masing anak. Berlaku juga bagi orang tua yang memiliki anak tunggal, maka harus selalu siap meluangkan waktu.

 

  1. Terbuka Perihal Perasaan

Beri pengertian kepada anak bahwa penting baginya untuk mengungkapkan apa yang sedang dirasakan.

 

Pendekatan ini dapat membantu anak merasa aman dan membangun kepercayaan terhadap kedua orang tuanya saat menghadapi emosi yang sulit.

 

  1. Tidak Menuntut Harapan

Hal yang perlu diingat sebagai orang tua adalah tidak harus memaksakan pengalaman anak menjadi hal yang selalu positif.

 

Sampaikan pada anak bahwa membuat kesalahan itu wajar, dan ajaklah untuk mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut.

 Baca Juga: Makna Hedonisme Milik Epicurus, Bukan Soal Berfoya-foya dan Lebih Dekat dengan Ketenangan?

  1. Membangun Jejaring Sosial

 

Beri peluang bagi anak untuk berinteraksi dengan teman sebayanya. Salah satu caranya adalah dengan melibatkan anak dalam klub atau kegiatan yang sesuai dengan minat dan kemampuannya. LINDA

 

 

 

 

 

 

Editor : Imron Arlado
#kecemasan #anak pertama #anak tunggal #depresi #kesehatan mental