Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mengapa Gen Z Lebih Tertarik Hubungan Tanpa Status Dibandingkan Pacaran? Simak Penjelasan dan Faktanya

Imron Arlado • Kamis, 3 Juli 2025 | 23:00 WIB
Kalian pasti nggak asing dengan kalimat hubungan tanpa status yang mungkin kalimat tersebut seringkali muncul di media sosial. sumber foto:pinterest
Kalian pasti nggak asing dengan kalimat hubungan tanpa status yang mungkin kalimat tersebut seringkali muncul di media sosial. sumber foto:pinterest

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Kalian pasti nggak asing dengan kalimat hubungan tanpa status yang mungkin kalimat tersebut seringkali muncul di media sosial.

Hubungan tanpa status yang mungkin para Gen Z menyebutnya HTS adalah jenis hubungan romantis dimana kedua pihak yang terikat kondisi tersebut mengalami kedekatan emosional maupun fisik, namun kedua pihak tersebut tidak memiliki hubungan atau status yang resmi sebagai pasangan.

Hal ini ditandai dengan ketidakjelasan tentang masa depan hubungan,tidak ada label atau status pacaran, kurangnya komitmen jangka panjang.

Dan mengapa Gen Z lebih tertarik dengan hubungan tanpa status dibandingkan dengan berpacaran disebabkan ketidaksiapan berkomitmen jangka panjang, ingin merasa bebas atau sekadar menikmati kedekatan tanpa terbebani status.

 

Namun hubungan tanpa status juga memiliki beberapa risiko di antaranya potensi patah hati, ketidakpastian dan cemas tentang kejelasan hubungan di masa depan, dan kehilangan kesempatan untuk membina suatu hubungan yang lebih serius dengan orang lain, namun ada fakta dibaliknya.

 

Penyebab Seseorang Memilih Hubungan Tanpa Status

Pertama, timbulnya ketakutan yang muncul dalam diri. Misalnya takut berkomitmen ,takut tak bisa menjadi pasangan yang baik, sampai takut untuk ditolak.

Kedua, kurang mendukung lingkungan sekitar untuk menjalin hubungan yang lebih serius. Seseorang akan menjadikan HTS sebagai pilihan dikarenakan ingin menyelesaikan studi ataupun fokus pada karir,  jadi mereka tak perlu pusing memikirkan hubungan. Tidak adanya restu orang tua sehingga  HTS menjadi pilihan.

Ketiga, kata pertemanan dijadikan tameng untuk seseorang memilih HTS, kedekatan curhat yang makin sering membuat timbulnya benih-benih cinta yang tak disadari, tak ada perasaan yang coba diutarakan karena terhalang kata pertemanan semata.

 

Baca Juga: Yakin Gen Z Gagal Move On atau Teringat First Experience? Berikut Pengertian, Fakta Unik, dan Cara Mengatasinya

 

Fleksibilitas Dan Kebebasan

Ketidakterikatan oleh aturan-aturan yang biasanya ada dalam hubungan komitmen, sehingga bisa lebih leluasa mengatur waktu dan aktivitas pribadi.

Menikmati kebebasan ini memiliki dampak positif bagi kamu karena memberikan ruang untuk fokus pada diri sendiri dan dapat mengejar tujuan pribadi tanpa tekanan dari ekspektasi hubungan yang konvensional.

 

Potensi Perubahan Dinamika Hubungan

Dinamika dalam HTS dapat sering berubah seiring berjalannya waktu. Salah satu pihak mungkin mengembangkan perasaan yang lebih dalam atau ada keinginan untuk mengubah status hubungan menjadi lebih serius.

 

Takut Disakiti Lagi

Banyaknya trauma dari hubungan sebelumnya. Hal ini menjadikan HTS menjadi pilihan yang tepat, HTS dianggap sebagai zona aman. Biasanya punya kedekatan emosional tanpa terlalu banyak resiko patah hati.

 Baca Juga: Jaksa Ingin Putusan Lebih Berat, Korupsi BPRS Kota Mojokerto Lanjut ke Kasasi Dua Terdakwa Minta Dibebaskan

 

Pacaran Itu Ribet

Beberapa orang merasa pacaran bikin pengeluaran nambah, contohnya beli kado, ngedate, anniversary. HTS lebih hemat kadang juga nggak perlu merayakan perayaan macam-macam.

 

Masih Pengen Kenal Banyak Orang

HTS memungkinkan seseorang untuk tetep mengenal orang lain tanpa rasa bersalah. Ini cocok untuk mengenal lebih dalam untuk benar-benar berpacaran, seperti memilih milih dulu sebelum menjalin hubungan yang serius.

ANGELINA

 

Editor : Imron Arlado
#pacaran #media sosial #pasangan #Lifestyle #Gen Z #fakta #HTS