Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Benarkah Kucing Tidak Bisa Mengingat Wajah Pemilik, Tetapi Mengingatnya Lewat Aroma Tubuh? Begini Menurut Penelitian

Imron Arlado • Rabu, 11 Juni 2025 | 23:48 WIB
Benarkah Kucing Tidak Bisa Mengingat Wajah Pemilik, Tetapi Mengingatnya Lewat Aroma Tubuh? Begini Menurut Penelitian
Benarkah Kucing Tidak Bisa Mengingat Wajah Pemilik, Tetapi Mengingatnya Lewat Aroma Tubuh? Begini Menurut Penelitian

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Tidak hanya lucu dan menggemaskan, kucing juga memiliki kemampuan untuk membedakan aroma pemiliknya dengan orang asing.

Sama halnya dengan anjing, kucing rupanya juga memiliki penciuman yang tajam dibandingkan manusia. Ia mampu membedakan manusia, atau bahkan kucing lain berdasarkan aroma.

Ketajaman indra penciuman kucing bisa sampai 9 hingga 16 kali lebih tajam dibandingkan manusia. Maka tak heran, jika kucing peliharaan sering kali tahu kapan pemiliknya pulang meski tanpa suara.

Untuk mengetahui perilaku lebih dalam terkait makhluk berbulu ini, simak penjelasannya sebagai berikut.

Indra Penciuman Kucing

Kucing tidak hanya mengandalkan suara dan penglihatan untuk mengeksplor lingkungan sekitarnya, tetapi juga mengandalkan kemampuan indra penciumannya yang tajam.

Manusia hanya memiliki sekitar 5 juta reseptor bau dalam hidung, sementara kucing memiliki 200 juta lebih reseptor bau di hidungnya.

Indra penciuman yang kuat tersebut membantu kucing dalam aspek kehidupan, seperti mencari makan, berkomunikasi dengan sesama kucing, mengenali benda atau orang, bahkan untuk menandai wilayah.

 

 

Menurut penelitian terbaru yang dilakukan oleh University of Agriculture Tokyo, menemukan fakta bahwa kucing memiliki kemampuan membedakan aroma pemiliknya dan aroma orang lain.

Selain itu, kucing juga cenderung manghabiskan waktunya lebih lama untuk mengendus bau orang yang tidak dikenal dibanding bau pemiliknya.

Dalam studi tersebut, para peneliti memberi 30 kucing tabung plastik swab yang berisi bau atau aroma pemiliknya dan satu lagi berisi bau orang lain yang belum ditemui kucing tersebut, disertai dengan sebuah tabung kosong sebagai kontrol.

Penyeka juga diberikan terlebih dahulu pada kucing dengan digosokkan di belakang telinga, ketiak, dan di antara jari kaki pemilik atau orang asing.

hasil akhir yang didapat melalui penelitian tersebut menunjukkan bahwa kucing lebih tertarik mengendus bau orang asing dibandingkan pemiliknya dan tabung kosong.

Kemudian dilanjut dengan penelitian kepada anak kucing yang disapih oleh induknya. Dalam eksperimen tersebut, anak kucing yang disapih cenderung mengendus kucing betina lain lebih lama dibandingkan iduknya sendiri.

 

 

Para peniliti juga menyampaikan, hasil dari penelitian ini tidak dapat disimpulkan bahwa kucing memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi orang tertentu, seperti pemiliknya atau tidak.

Melalui hasil penelitian, menunjukkan bahwa kucing memiliki reaksi berbeda terhadap aroma atau bau yang ia kenal dan tidak dikenal.

Para peneliti juga tidak dapat memberi kesimpulan terkait motivasi kucing, pasalnya, perasaan kucing tidak dapat diidentifikasi selama mengendus. Reaksi yang ditunjukkan bisa menjadi hewan tersebut sedang merasa tegang atau santai.

DINDA

Editor : Imron Arlado
#University of Agriculture Tokyo #Ketajaman indra penciuman kucing #kucing #perasaan kucing tidak dapat diidentifikasi #Indra Penciuman Kucing #kucing memiliki indra penciuman yang tajam #fakta unik kucing #kucing bisa mengenali pemiliknya lewat aroma badan #kemampuan kucing