JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Kepribadian seseorang dapat dilihat dari kebiasaan atau etika setelah selesai makan, terutama saat berada di restoran.
Meski ungkapan “pelanggan adalah raja” merupakan hal yang umum dan wajar terdengar, namun ungkapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Sistem yang mengandalkan karyawan untuk membersihkan meja pembeli usai makan, membuat kebanyakan masyarakat tanah air terbiasa meninggalkan tanggung jawab membersihkan meja makan mereka.
Konsumen memiliki tanggung jawab dan ketertiban untuk menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan dengan membersihkan meja dan nampan makan mereka sendiri usai makan.
Di negara maju seperti Jepang, masyarakat (konsumen) memiliki etika atau kebiasaan membersihkan meja mereka setelah makan, meski tempat sampah berada sangat jauh dari letak meja mereka.
Meski tindakan tersebut tampak sederhana, tetapi kebiasaan membersihkan meja usai makan menunjukkan kepribadian seseorang yang positif, beberapa diantaranya yaitu:
Disiplin dan Teratur
Seseorang yang kerap membersihkan meja setelah makan meski itu direstoran cepat saji maupun dirumah, mencerminkan pribadi yang teratur dan disiplin.
Orang-orang tersebut merupakan golongan yang teratur dan cenderung menjaga keteraturan dalam hidupnya. Mereka tipe orang yang tidak menyukai kekacauan meski dalam situasi yang tidak mewajibkan untuk merapikan atau menata ulang.
Bertanggung Jawab
Seseorang yang merapikan mejanya setelah makan, memiliki rasa tanggung jawab atas hal tersebut. Orang seperti ini cenderung tidak merasa bahwa merapikan meja bukan hanya tugas pelayan restoran semata.
Kontribusi kecil seperti hal tersebut, dapat memberi kenyamanan bersama.
Personal Accountability
Seseorang akan memiliki kepuasan tersendiri terhadap lingkungan yang bersih, seseorang yang kerpa membersihkan meja setelah makan menunjukkan kesadaran akan tindakannya terhadap lingkungan disekitar.
Menganut Nilai Kesopanan
Tindakan kecil seperti merapikan meja sendiri setelah makan, mencerminkan tata krama dan nilai sopan santun dalam tindakan.
Cermat
Seseorang yang memperhatikan detail kecil yang sering kali diabaikan oleh orang lain, menggambarkan pribadi yang kurang nyaman terhadap suatu hal dalam kondisi setengah jadi.
Individu yang seperti kerap dipercaya dalam menangani suatu tugas penting yang membutuhkan ketelitian dalam pengerjaanya.
DINDA
Editor : Imron Arlado