JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Sering mengantuk saat pagi hari, meskipun sudah tidur dengan cukup.
Jangan dibiarkan, rasa kantuk berlebihan di pagi hari bisa menjadi sinyal dari tubuh yang perlu diwaspadai. Kondisi ini itu berakibat pada aktivitas yang terganggu, sulit fokus, bahkan bisa berakibat pada keamanan saat beraktivitas.
Dilansir dari Siloam Hospitals, meskipun telah menerapkan rutinitas tidur yang sehat dan cukup, berbagai faktor bisa mempengaruhi kualitas tidur dan menyebabkan tubuh merasa tidak segar saat bangun pagi. Tentunya, hal ini bisa berpengaruh pada kualitas tidur yang buruk dan menimbulkan rasa kantuk di pagi hari.
Apa yang Menyebabkan Rasa Kantuk di Pagi Hari?
Secara umum, jika kamu merasakan ngantuk di pagi hari, itu terjadi karena kurangnya jam tidur saat malam hari atau kualitas tidur yang buruk.
Secara garis besar kantuk di pagi hari dikarenakan insomnia, namun menurut beberapa penelitian bukan sekedar insomnia yang bisa mempengaruhi rasa kantuk di pagi hari. Terdapat beberapa faktor yang menjadi pemicu rasa kantuk saat pagi, berikut penjelasannya.
Menurut penjelasan dari Primaya Hospital, terdapat sejumlah yang mungkin menjadi penyebab ngantuk di pagi hari, antara lain:
Baca Juga: Sering Merasa Malas Beraktivitas? Cobalah 5 Kebiasaan Orang Jepang Ini Supaya Harimu Lebih Produktif
- Paparan sinar biru (blue light) dari gadget yang menganggu siklus tidur hingga bantun atau irama sirkadian sehingga sulit tidur nyenyak
- Kasur tidak tepat bisa menyebabkan badan terasa pegal-pegal dan kaku saat bangun
- Gaya hidup sedentari, jarang bergerak aktif
- Dehidrasi
- Konsumsi alkohol
- Konsumsi kafein
- Efek samping obat-obatan
- Penyakit tertentu, termasuk gangguan tidur
Beberapa penyakit yang diindikasi menjadi penyebab seringnya rasa kantuk di pagi hari, berikut beberapa penyebabnya:
- Gangguan tidur, seperti insomnia, sleep apnea, gangguan saraf yang memicu kantuk berlebihan di siang hari (narkolepsi), sindrom kaki gelisah
- Kekurangan zat besi dalam darah (anemia)
- Penyakit tiroid
- Sindrom kelelahan kronis
- Penyakit jantung, atau gagal jantung
- Rasa nyeri di sekujur tubuh yang menjalar pada otot (fibromyalgia)
- Kencing manis atau diabetes mellitus
- Infeksi bakteri atau virus
- Masalah pernapasan
- Penyakit ginjal
- Gangguan kronis pada sendi
- Intoleransi atau alergi pada makanan tertentu
- Penyakit asam lambung
Editor : Imron Arlado