JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Picky eater merupakan istilah yang merujuk pada seseorang yang pilih-pilih makanan, baik itu orang dewasa maupun anak-anak.
Picky eater cenderung memakan makanan yang mereka sukai dan enggan untuk memakan jenis makanan lain, terutama mencoba makanan baru yang tidak mengandung suatu bahan makanan kesukaannya.
Kondisi ini sering kali terlihat pada anak-anak yang umumnya terjadi di usia pra-sekolah. Mereka hanya akan memakan makanan tertentu yang disukainya.
Picky eater biasanya terjadi karena preferensi anak terhadap tekstur atau bau yang tidak disukai. Penolakan pada makanan biasanya berdasarkan rasa, warna, tekstur, atau bahkan menginginkan tampilan makanan yang terlihat sempurna.
Hal ini tentu membuat orang tua khawatir karena takut nutrisi anak tidak terpenuhi untuk tumbuh kembangnya. Kekhawatiran tersebut kerap memicu rasa jengkel, sehingga kesabaran ekstra sangat diperlukan dalam mengatasi kondisi ini.
Meski kondisi ini merupakan hal wajar, tetapi terdapat beberapa hal umum yang mempengaruhi perilaku picky eater, diantaranya sebagai berikut.
Penyebab Picky Eater
- Kurangnya Variasi Makanan
Picky eater umumnya terjadi karena menu makan yang tidak bervariasi, sehingga anak cenderung memilih makanan yang biasa dimakan.
Saat usia dini, anak harus diberi kesempatan mengenal atau mencoba berbagai jenis makanan agar saat dewasa tidak pilih-pilih makanan.
- Faktor Biologis
Penyebab utama picky eater pada anak ialah pengaruh faktor biologis, saat anak mengalami masa pertumbuhan, nafsu makan mereka sering kali menurun dan berubah menjadi tidak konsisten.
Mereka cenderung lebih selektif pada makanan yang dikonsumsi.
- Bosan dengan Menu Makanan yang Sama
Meski sebagian anak cenderung menyukai makanan yang dihidangkan setiap hari, tetapi juga tak sedikit anak yang merasa bosan dengan menu makanan yang itu-itu saja.
Menawarkan makanan baru dengan tekstur, rasa, dan jenis yang berbeda diperlukan agar anak tidak bosan.
- Pengalaman Buruk saat Makan
Trauma makan seperti rasa makanan yang tidak enak dan akan menghindarinya di masa depan. Selain itu, adanya tekanan saat proses pemberian makan oleh orang tua juga menjadi faktor anak menjadi picky eater.
- Meniru Kebiasaan Makan Orang Lain
Perilaku makan orang disekitar yang pilih-pilih makanan juga bisa menjadi pengaruh anak picky eater. Mereka cenderung meniru apa yang dilihatnya, termasuk orang tua, saudara, atau teman yang memilih-milih makanan.
Cara Mengatasi Picky Eater
Saat masa pertumbuhan, anak akan mulai mencoba dan menyukai beragam jenis makanan. Meski begitu, orang tua juga harus tetap memperhatikan asupan gizi serta nutrisi yang dibutuhkan anak.
Berikut cara mengatasi perilaku picky eater pada anak:
- Terapkan rutinitas waktu makan yang telah ditetapkan
- Beri anak kesempatan untuk memilih menu makanannya sendiri
- Buat tampilan makanan semenarik mungkin
- Memperkenalkan makanan baru secara bertahap dengan porsi yang sedikit
- Libatkan anak dalam proses penyiapan makanan
- Hargai keinginan anak jika ia sedang tidak lapar atau tidak ingin makan
- Ciptakan suasana makan yang nyaman dan menyenangkan
DINDA
Editor : Imron Arlado