JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Bagi para ibu, melihat si kecil tumbuh dan berkembang setiap harinya adalah kebahagiaan tak terkira.
Beberapa stimulasi dapat diberikan kepada si kecil untuk mendukung tumbuh kembang bayi, dan salah satu yang paling wajib para ibu ketahui adalah tummy time.
Aktivitas sederhana ini bukan sekedar bermain dengan balita, namun dapat menjadi latihan yang dapat membantu proses rangsangan fungsi motorik, keseimbangan, dan koordinasi pada tubuh.
Melakukan tummy time secara rutin memiliki manfaat besar yang mendukung bayi dalam mencapai tumbuh kembang yang maksimal seperti mengangkat kepala, berguling, duduk, merangkak, hingga berjalan.
Lalu, apa itu tummy time dan bagaimana cara melakukannya dengan benar? Berikut penjelasannya!
Apa itu Tummy Time?
Dilansir dari Siloam Hospitals, Tummy time adalah kegiatan yang dilakukan dengan memposisikan bayi bertumpu pada perutnya atau tengkurap. Aktivitas ini juga bermanfaat untuk membantu si kecil dalam menguatkan otot leher dan pundak bayi.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga menjelaskan terkait tummy time yang seharusnya dilakukan sejak balita baru berusia 0 bulan, yatu segera setelah lahir, sebanyak 2-3 kali sehari dengan durasi 3-5 menit untuk setiap sesinya dan durasi semakin bertambah seiring bertambahnya usia.
Manfaat Tummy Time Bagi Tumbuh Kembang Fisik Bayi
Menurut Rsia Bina Medika, ada banyak manfaat bagi perkembangan fisik, yang didapatkan bayi ketika melakukan tummy time, berikut manfaatnya:
- Melatih Kekuatan Leher
Bayi berkembang dari ujung kepala hingga ujung kaki, sehingga bayi memerlukan latihan kekuatan leher sebelum memiliki kekuatan, stabilitas, dan ketangkasan pada lengan dan tangannya.
- Meningkatkan Kekuatan Inti Tubuh
Kekuatan inti bagi bayi sangat penting, hal ini bertujuan untuk persiapan bayi untuk melakukan aktivitas seperti berguling, merangkak, duduk, dan berjalan.
Penting bagi bayi memiliki kekuatan inti tubuh agar ketika bayi melakukan aktivitasnya bayi sudah memiliki kekuatan pada otot bahu, pinggul, perut, dan panggungnya.
- Mencegah Sindrom Kepala Datar
Saat bayi lahir, tengkorak cenderung sangat lunak, karenanya jika terlalu lama membiarkannya di satu tempat dengan menekan kepala seperti di kasur, kursi, jok mobil, ayunan, dll dapat meningkatkan sindrom kepala datar pada satu sisi.
Baca Juga: Bayi yang Kecanduan Gadget Bakal Alami Keterlambatan Berbicara, Mengapa Demikian?
- Membantu Perkembangan Visual
Tummy time membantu perkembangan visual bayi, saat berada di lantai dengan mainan yang sangat dekat dengan mereka, tepat di garis penglihatan mereka, bayi mendapatkan lebih banyak pengalaman dengan lebih fokus.
- Meningkatkan Kemampuan Sensorik
Kemampuan sensorik yang baik bisa dilakukan dengan tummy time. Bayi yang menyentuh benda-benda, seperti karpet, lantai, atau selimut dapat membantu bayi belajar mengenal tekstur dan melatih kemampuan sensorik.
Cara Melakukan Tummy Time yang Benar
Dilansir dari Halodoc, terdapat beberapa cara tummy time agar manfaatnya bisa lebih terasa secara maksimal.
- Pilih waktu yang tepat
- Lakukan secara bertahap
- Pilih permukaan yang tepat
- Dampingi dan ajak interaksi
- Variasikan posisi tummy time
Baca Juga: Lima Cara yang Bisa Dilakukan Ibu Hamil untuk Mencegah Bayi Terlahir Cacat
Editor : Imron Arlado