Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Berhati-hatilah! Inilah Lima Tanda Seseorang yang Memiliki Sikap Manipulatif, Bisa Saja Teman Terdekat Kamu!

Imron Arlado • Jumat, 30 Mei 2025 | 22:46 WIB
Berhati-hatilah! Inilah Lima Tanda Seseorang yang Memiliki Sikap Manipulatif, Bisa Saja Teman Terdekat Kamu!. sumber foto: freepik
Berhati-hatilah! Inilah Lima Tanda Seseorang yang Memiliki Sikap Manipulatif, Bisa Saja Teman Terdekat Kamu!. sumber foto: freepik

Jawa Pos Radar Mojokerto - Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti pernah berinteraksi dengan orang banyak dengan berbagai kepribadian. Mereka memiliki kepribadian yang berbeda-beda mulai dari ramah, ceria, pendiam, dan tampak tulus.

 

Tetapi, kita pasti pernah menemui salah satu orang yang mampu berinteraksi dengan siapa saja. Bukan karena maksud ingin berteman, tetapi ternyata terdapat niat tersembunyi dibalik keinginan mendekati orang tersebut.

 

Bahayanya adalah, mereka yang bersikap seperti itu biasanya memiliki sikap manipulatif dan mempunyai niat terselubung serta mahir menyembunyikan niat tersebut. Penting bagi kita untuk mengetahui ciri-ciri orang yang manipulatif.

 

 Baca Juga: Tunggu Langkah Kejari Kota Mojokerto, Dewan Beri Atensi Kasus Korupsi Proyek Resto Kapal TBM

 

Manipulasi sendiri merupakan tindakan atau sikap yang akan dilakukan seseorang (manipulator) untuk menyerang dan memengaruhi orang lain dengan maksud dan niat tersembunyi.

Mereka akan mengendalikan emosi, mental, dan pikiran orang lain untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Manipulator biasanya menginginkan berbagai hal, mulai dari cinta, kasih sayang, kekuasaan, dan hak-hak istimewa dari korban.

 

Lima Tanda Seseorang Memiliki Sikap Manipulatif

 

Seorang manipulator akan memiliki banyak tips dan trik untuk mengelabui korbannya. Tips dan trik tersebut mulai dari memanipulasi fakta, gaslighting dan bersikap pasif agresif. Untuk penjelasan lengkapnya, simak penjelasannya dibawah ini!

 Baca Juga: Diperbaiki Pekan Depan, Truk Roda Enam Dilarang Lewat Jembatan Gajah Mada Mojokerto

1. Pandai Membuat Orang Lain atau Korban Merasa Bersalah

 

Manipulator akan membuat orang lain atau korban merasakan bersalah. Rasa bersalah yang diberikan kepada korban tersebut akan membuat korban mengorbankan kebutuhan dirinya sendiri demi menghindari ketidaknyamanan tersebut.

 

Tips dan trik ini menjadi teknik yang paling klasik bagi para manipulator. Mereka akan membuat korban merasa bersalah karena tidak memenuhi apa yang mereka inginkan dan merasa keinginan mereka paling penting dibandingkan dari yang lain.

 

2. Kerap Memanipulasi Fakta atau Kebenaran Sebenarnya

Seorang manipulator akan sering memanipulasi atau memutarbalikkan fakta yang sebenarnya. Mereka akan pandai berbohong dan membuat alasan yang tidak jelas atau tidak sesuai dengan faktanya. Dengan teknik atau trik seperti ini, korban akan dibuat bingung dan linglung dengan apa yang sebenarnya terjadi.

 

Jika suatu hal atau masalah terjadi, para manipulator akan menyalahkan korban atas apa yang telah terjadi. Dengan teknik tersebut, para korban akan merasa terpojok dan manipulator dapat lebih berkuasa dan mengendalikan korban semaunya.

 Baca Juga: Mahasiswa Mojokerto Dorong Kejaksaan Ungkap Dalang di Balik Proyek Mangkrak

3. Melakukan Perundungan Intelektual

 

Manipulator akan melakukan perundungan intelektual atau intellectual bullying untuk memanipulasi pikiran orang lain atau korban. Perundungan Intelektual dapat berupa paparan data atau fakta yang tidak diketahui korban. Sehingga, korban merasa bodoh dan mudah dikendalikan oleh manipulator.

 

Manipulator akan menggunakan teknik atau trik ini untuk membuat si korban merasa bodoh, tidak mampu, dan hanya bergantung pada manipulator. Hal ini juga dapat membuat korban merasa sulit untuk mengambil keputusan.

 Baca Juga: Penyebab Molornya Pencairan Dana BOS Madrasah di Mojokerto karena Sekolah Belum Lengkapi Persyaratan

4. Manipulator Sering Berperan Sebagai Korban

 

Untuk memanipulasi korbannya, manipulator akan sering berperan atau terlihat sebagai seorang korban. Manipulator akan sangat pandai dalam mengalihkan kesalahan dan menggambarkan dirinya sebagai seorang korban. Dengan menjadi seorang korban, mereka akan mendapatkan simpati atau perhatian dari korban yang akan mereka tuju.

 

Teknik atau trik ini akan membuat korban merasa kasihan dan berbelas kasih agar manipulator mendapatkan apa yang mereka inginkan dari korban. Meskipun trik ini terlihat alami, tetapi jika seseorang selalu menjadi korban dalam suatu hal, perlu kamu tanyakan hal detail mengenai hal tersebut.

 Baca Juga: Rehab Perkantoran Rp 7,9 Miliar di Kabupaten Mojokerto Dilelang 

5. Haus Pujian atau Selalu Ingin Menerima Pujian

 

Seorang manipulator akan sangat mendamba-dambakan pujian atau pengakuan dari orang lain. Pujian memang dapat membuat seseorang senang, tetapi jika terus-menerus ingin diberi pujian, kebiasaan tersebut akan berubah menjadi sikap yang manipulatif. Mereka akan mencari validasi atau pengakuan demi menjaga citra diri mereka.

 

Demi mendapatkan pujian, manipulator bahkan rela merendahkan dirinya atau berpura-pura tidak percaya diri agar mendapatkan sanjungan atau pujian dari orang lain. Hal ini bertujuan untuk mengalihkan fokus pembicaraan mereka dan mengendalikan interaksi sosial.

 Baca Juga: Fokus Tim Kabupaten Mojokerto Jelang Babak Utama Porprov

Itulah 5 tanda-tanda perilaku manipulatif. RENO

Editor : Imron Arlado
#tanda tanda manipulasi #validasi #Pandai Membuat Korban Merasa Bersalah #Kehidupan #manipulator #manipulatif #manipulasi #Lifestyle #Perundungan Intelektual #gaslighting