Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tren Nikah Muda: Mimpi Indah atau Jebakan Realita? Berikut Fakta dan Resiko yang Wajib Diketahui!

Lailiyah Mas’udah • Jumat, 30 Mei 2025 | 22:38 WIB

Tren Nikah Muda: Mimpi Indah atau Jebakan Realita? Berikut Fakta dan Resiko yang Wajib Diketahui!
Tren Nikah Muda: Mimpi Indah atau Jebakan Realita? Berikut Fakta dan Resiko yang Wajib Diketahui!

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Kerap kali media sosial dipenuhi dengan konten-konten pasangan muda, terlebih pada pada jenjang pernikahan. 

 

Beberapa pasangan seringkali membagikan foto pre-wedding yang membahagiakan, momen-momen pernikahan, hingga daily vlog romansa hubungan dalam membangun citra akan pernikahan muda adalah mimpi yang indah. 

 

Terkadang kita sering melupakan fakta bahwa beberapa orang yang membagikan kebahagiaan di media sosial belum tentu sesuai dengan realita kehidupan yang mereka bagikan. 

 

Tentunya, dibalik keromantisan beberapa pasangan atau bahkan selebgram yang kerap dibagikan pada media sosial memunculkan pertanyaan krusial. Apakah nikah muda benar-benar seindah dunia maya, atau justru menyimpan jebakan realita yang seringkali tidak disadari?

 

Fakta terkait fenomena nikah muda di kalangan Gen Z bukan lagi sekedar pilihan personal, melainkan menjadi tren sosial yang patut diketahui fakta dan resiko lebih dalam. 

 

Menikah muda kerap dijadikan alasan untuk menghindari diri dari pergaulan bebas yang melanggar norma agama dan sosial, selain itu mengurangi beban orang tua, Danik Suryani dan Wahid Abdul Kudus, 2022.

 

Alangkah baiknya sebelum memutuskan untuk buru-buru mengucapkan janji suci, ada baiknya Gen Z memahami lebih mendalam terkait fakta dan resiko yang menyertai.


Baca Juga: 295 Pasangan Remaja Nekat Nikah Muda

Fakta Mendalam, Sisi Lain Nikah Muda 

 

1. Kematangan emosional yang belum stabil

Otak manusia bisa dikatakan matang sempurna di usia pertengahan 20-an. Dilansir dari artikel how stuff works, orang dewasa lebih mampu mengenali kesalahan dan pengambilan keputusan, hal ini berkaitan dengan korteks prefrontal

 

Sehingga menikah di usia remaja atau awal 20-an memungkinkan pasangan belum memiliki kematangan emosional untuk menghadapi konflik, kompromi, dan tekanan rumah tangga yang kompleks. 

 

Hal tersebut dikarenakan nukleus akumbens atau otak remaja yang berkembang cukup baik sejak dini, sehingga area otak mencari kesenangan dan penghargaan. 

 

2. Kesiapan finansial yang rentan

Di usia muda, Gen Z yang masih dalam tahap pendidikan atau baru memulai karir dengan penghasilan yang belum stabil. Bahkan, sebagian besar masih bergantung pada orang tua. 

 

Resikonya, masalah keuangan tentu bisa menjadi pemicu stres dan konflik pada hubungan rumah tangga. Tidak mampu dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari dapat menjadi beban berat.

 

Baca Juga: Gagal Nikah, Gadis Ini Nyebur Brantas

3. Rentan kehilangan kesempatan pengembangan diri

Usia remaja hingga awal 20-an adalah masa emas untuk mengeksplorasi diri, mengembangkan pendidikan, membangun karir, dan mengejar hobi. 

 

Baca Juga: Pacaran Humble, Nikah Berubah Matre

Namun, menikah muda dan langsung memiliki anak tentu akan menjadi pembatas untuk pengembagan diri. Hal ini menjadikan adanya tanggung jawab rumah tangga dan mengurus anak bisa menghentikan studi atau menghambat perkembangan karir yang seharusnya bisa dicapai.

 

4. Resiko perceraian pada usia dini

Tingkat perceraian yang tinggi seringkali terjadi pada pernikahan di usia muda. Hal ini juga bisa dikarenakan kurangnya pengalaman hidup, kematangan, dan kesiapan finansial bisa menjadi faktor pendukung angka perceraian.

 

Menikah di usia muda tidak bisa dijadikan sebagai jaminan kebahagiaan atau bahkan solusi instan dari setiap masalah. Kebahagian dalam pernikahan tentu diperlukan adanya kesiapan mental dan emosional, finansial yang matang dari kedua pihak. 

Editor : Imron Arlado
#Resiko #wajib diketahui #fakta #nikah muda