Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Beda Tipis! Personal Branding vs Flexing: Mana yang Bangun Citra dan Mana yang Sekadar Pamer Ala Gen Z?

Lailiyah Mas’udah • Rabu, 21 Mei 2025 | 22:09 WIB

Beda Tipis! Personal Branding vs Flexing: Mana yang Bangun Citra dan Mana yang Sekadar Pamer Ala Gen Z?
Beda Tipis! Personal Branding vs Flexing: Mana yang Bangun Citra dan Mana yang Sekadar Pamer Ala Gen Z?

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Era digital saat ini, menjadikan banyak orang berlomba-lomba untuk menujukkan citra diri di media sosial.

 

Tanpa disadari, setiap individu berusaha untuk menampilkan sisi terbaik di media sosial untuk di lihat oleh banyak orang. Namun, seringkali memunculkan pertanyaan: apakah yang kita lakukan ini termasuk personal branding atau hanya sekedar flexing?

 

Kedua istilah ini memang tampak mirip, namun keduanya memiliki tujuan dan dampak yang berbeda. 

 

Bagi Gen Z, media sosial bukan sekedar platform yang memudahkan kita untuk berkomunikasi, namun juga sebagai etalase untuk menampilkan diri. Hal ini yang menjadikan personal branding dan flexing memiliki garis tipis, banyak yang keliru dalam memanfaatkan istilah ini.

 

Apa itu personal branding?

 

Istilah ini merupakan upaya yang dilakukan seseorang untuk membangun citra diri secara konsisten dan otentik di mata publik. Tujuannya jelas untuk jangka panjang, yaitu memposisikan diri sebagai ahli, profesional, atau bahkan individu dengan nilai-nilai tertentu yang seseuai dengan tujuan karir atau personal.

 

Personal branding merujuk pada penciptaan kesan positif yang berharga, membangun kredibilitas, dan juga menarik peluang. Konten yang dibuat juga bukan sekedar pamer namun memiliki nilai dan tujuan. Dalam hal ini, personal branding juga melingkupi:

Baca Juga: Bukan Sekedar Tren, Ini Alasan Penting Dress Well Jadi Kunci Bangun Personal Branding

Lantas, apa itu flexing?

 

Dalam era media sosialm flexing menjadi tindakan yang suka memamerkan kekayaan yang dimiliki secara terang-terangan. Bukan hanya kekayaan saja melainkan kemewahan, pencapaian, atau gaya hidup yang serba mewah dengan tujuan yang berbeda dengan personal branding, yaitu menujukkan superioritas atau mendapatkan pengakuan di media sosial atau publik. 

 

Mengapa berbeda dengan personal branding, karena flexing cenderung bersifat dangkal dan fokus pada aspek materi atau status semata, sehingga menjadikan hal ini tidak memiliki nilai edukasi atau inspirasi yang jelas.

 

Berikut ciri-ciri dari sikap flexing:

 



Jadi, sebelum mengunggah pada media sosial pasukan kepada diri sendiri apa tujuan ini untuk membangun citra positif dengan memberikan nilai-nilai bermanfaat atau hanya sekedar pamer? Memahami tujuan menjadi langkah awal untuk menggunakan media sosial dengan bijak.

Baca Juga: Kunci Sukses Personal Branding di Ruang Digital ala Merry Riana

Editor : Imron Arlado
#personal branding #Bangun Citra #flexing