Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mix and Match Outfit Thrift Branded Bikin Tampil Kece

Martda Vadetya • Minggu, 23 Maret 2025 | 14:35 WIB

 

 

Photo
Photo

Balakangan ini busana bekas atau reject yang dijual di thrift shop kerap mejadi pilihan kawula muda. Mendapat item orisinal dengan harga terjangkau jadi nilai plus. Apalagi, barang-barang branded yang dibeli tanpa menguras kantong ini membuat penampilan mereka makin keren.

 Seperti yang diungkapkan Akhmad Zainul Arifin, 20. Menurutnya, selain masih layak pakai, sejumlah item fesyen yang dijajakan thrift shop dinilai cukup bagus. Sejumlah item orisinal dari brand kenamaan bisa didapat dengan harga miring dibanding di pasaran luas. Tak jarang, thrift shop menyediakan item fesyen dari ujung kaki hingga kepala. Mulai dari sepatu merek Nike atau Adidas, celana, kaus, jaket, flenel, kacamata, hingga topi.

 ”Soal harga, memang jauh lebih murah dibanding aslinya (baru). Bisa lima kali, bahkan berkali-kali lipat dibanding harga resmi (baru) di pasaran,” ujarnya. Meski tergolong murah, barang thrift shop justru dinilai mampu mendongkrak penampilan pemakainya tetap kece.

 Tak ayal, sejak empat tahun terakhir ini, dia kerap berburu busana dengan thrifting. ”Nggak semua barangnya itu jelek. Karena memang kebanyakan yang dijual barang branded yang tetap kelihatan keren,” jelas pria asal Desa Salen, Kecamatan Bangsal, ini.

 Desainer sekaligus pengamat fesyen Mojokerto Dessy Dhalia Sari menerangkan, thrift shop bisa dibilang sebagai alternatif dari departement store maupun official store merek busana tertentu. Dengan harga miring, segmen utama thrift shop tak lain adalah kalangan pelajar dan mahasiswa. ”Supaya bisa tampil keren dengan harga yang minimalis,” sebut perempuan asal Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, ini.

 Dengan harga miring itu, lanjut Dessy, tentu dibarengi dengan segala konsekuensi dan kekurangan masing-masing item. Namun begitu, thrift shop dinilai mampu mengakomodir kawula muda, khususnya kalangan milenial yang hobi mengekspresikan penampilan diri dengan mix and match busana. ”Untuk yang hobi mix and match busana, thrift shop sangat mengakomodir. Jadi, kembali ke kebutuhan customer sendiri,” tandas Dessy. (vad/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#pakaian bekas #outfit #Lifestyle #thrift