MENJELANG ibadah puasa keluhan yang sering dialami setiap orang adalah bau mulut atau yang disebut Halitosis dalam bahasa medis. Masalah ini dapat menyebabkan rasa tidak percaya diri dan dijauhi orang karena bau mulut.
Bau mulut dapat disebabkan beberapa hal, yaitu makanan yang kita konsumsi saat sahur cenderung berbau menyengat, gigi berlubang, dan dari dalam tubuh kita sendiri, seperti yang dialami oleh pasien pengidap diabetes atau maag.
Setelah mengetahui beberapa hal yang menyebabkan bau mulut selama puasa. Berikut ini adalah tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi bau mulut.
Hal ini bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh, yaitu setidaknya 8 gelas per hari atau setara dengan 2 liter air putih.
Pembagian waktu minum air putih saat puasa kamu lakukan dengan 3 gelas saat berbuka, 2 gelas sebelum tidur, dan 3 gelas ketika sahut. Dengan cara tersebut, tubuh akan lebih terhidrasi dan mulut tidak terlalu kering, sehingga risiko bau mulut menjadi lebih kecil.
2. Menggosok Gigi dengan Benar
Rajin menggosok gigi minimal dua kali sehari, kamu juga perlu menyikat lidah dan melakukan flossing agar kuman penyebab bau mulut dan plak tidak berkembang biak di dalam mulut.
3. Menggunakan Obat Kumur
Penggunaan obat kumur menjadi alternatif perawatan gigi untuk mendapatkan napas yang segar. Sehingga pengguna obat kumur dapat digunakan selama menjalankan ibadah puasa.
4. Menghindari Makanan yang Berbau Tajam
Beberapa makanan yang beraroma tajam, seperti bawang putih atau bawang bombai mentah, bisa meninggalkan bau tidak sedap di mulut. Hindarilah mengonsumsi makanan tersebut, jika ingin mengonsumsi makan ini, segera berkumur atau sikat gigi setelahnya.
5. Tidak Merokok Saat Berbuka dan Sahur
Kebiasaan merokok yang sering dilakukan dapat meningkatkan risiko mulut semakin kering dan mengurangi jumlah air liur di dalam mulut. Kalau sudah begitu, risiko terjadinya bau mulut saat puasa bisa menjadi lebih besar.
6. Perbanyak Asupan Buah dan Sayur
Semua jenis buah dan sayur bisa membantu mengeluarkan bau napas tidak sedap atau bau mulut saat puasa. Buah dan sayur meningkatkan produksi air liur untuk menjaga mulut tetap lembap. Selain itu, juga dapat membersihkan area mulut dari kuman penyebab bau mulut dan plak. (Novita Ainiyyatuz Zakkiyah/fen)
Editor : Fendy Hermansyah