Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ini 6 Tips Mengurangi Bau Mulut saat Bulan Puasa, Kenali juga Penyebabnya

Fendy Hermansyah • Jumat, 15 Maret 2024 | 22:21 WIB

MENJELANG ibadah puasa keluhan yang sering dialami setiap orang adalah bau mulut atau yang disebut Halitosis dalam bahasa medis. Masalah ini dapat menyebabkan rasa tidak percaya diri dan dijauhi orang karena bau mulut.

Bau mulut dapat disebabkan beberapa hal, yaitu makanan yang kita konsumsi saat sahur cenderung berbau menyengat, gigi berlubang, dan dari dalam tubuh kita sendiri, seperti yang dialami oleh pasien pengidap diabetes atau maag.

Setelah mengetahui beberapa hal yang menyebabkan bau mulut selama puasa. Berikut ini adalah tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi bau mulut.

ilustrasi minum air putih.
ilustrasi minum air putih.
1. Minum Air Putih secara Teratur

Hal ini bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh, yaitu setidaknya 8 gelas per hari atau setara dengan 2 liter air putih. 

Pembagian waktu minum air putih saat puasa kamu lakukan dengan 3 gelas saat berbuka, 2 gelas sebelum tidur, dan 3 gelas ketika sahut. Dengan cara tersebut, tubuh akan lebih terhidrasi dan mulut tidak terlalu kering, sehingga risiko bau mulut menjadi lebih kecil. 

Photo
Photo

2. Menggosok Gigi dengan Benar

Rajin menggosok gigi minimal dua kali sehari, kamu juga perlu menyikat lidah dan melakukan flossing agar kuman penyebab bau mulut dan plak tidak berkembang biak di dalam mulut.

ilustrasi berkumur
ilustrasi berkumur

3. Menggunakan Obat Kumur

Penggunaan obat kumur menjadi alternatif perawatan gigi untuk mendapatkan napas yang segar. Sehingga pengguna obat kumur dapat digunakan selama menjalankan ibadah puasa.

Ilustrasi makanan berbau tajam
Ilustrasi makanan berbau tajam

4. Menghindari Makanan yang Berbau Tajam

Beberapa makanan yang beraroma tajam, seperti bawang putih atau bawang bombai mentah, bisa meninggalkan bau tidak sedap di mulut. Hindarilah mengonsumsi makanan tersebut, jika ingin mengonsumsi makan ini, segera berkumur atau sikat gigi setelahnya.

Ilustrasi berhenti merokok.
Ilustrasi berhenti merokok.

5. Tidak Merokok Saat Berbuka dan Sahur

Kebiasaan merokok yang sering dilakukan dapat meningkatkan risiko mulut semakin kering dan mengurangi jumlah air liur di dalam mulut. Kalau sudah begitu, risiko terjadinya bau mulut saat puasa bisa menjadi lebih besar.

Ilustrasi buah-buahan.
Ilustrasi buah-buahan.

6. Perbanyak Asupan Buah dan Sayur

Semua jenis buah dan sayur bisa membantu mengeluarkan bau napas tidak sedap atau bau mulut saat puasa. Buah dan sayur meningkatkan produksi air liur untuk menjaga mulut tetap lembap. Selain itu, juga dapat membersihkan area mulut dari kuman penyebab bau mulut dan plak. (Novita Ainiyyatuz Zakkiyah/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#puasa #ramadan #mojokerto #bau mulut