Dokter spesialis kulit dan kelamin dari RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto ini menegaskan, hybrid make up memang untuk menyatukan antara make up dan skincare dalam satu produk sekaligus.
Hybrid make up memang menyatukan antara make up dan skincare yang memang sebetulnya sudah lama kita kenal.
"Antara lain adanya pelembab dan sunscreen di make up, sehingga menjaga kesehatan kulit sekaligus mempercantik penampilan,” katanya.
Di dalam hybrid make up, sebagian besar produk mengandung kandungan skincare yaitu SPF dan pelembab dalam satu produk, semisal dalam bedak yang mengandung SPF.
Di mana kandungan SPF ini kandungan yang dimiliki oleh sunscreen atau produk blush on yang terdapat kandungan yang mampu melembabkan kulit.
"Sebagian besar kandungan yang ada adalah SPF dan pelembab, kadang ada juga beberapa make up yang juga mengandung bahan aktif untuk mencegah timbulnya jerawat,” Imbuh dr. Dyah.
Dalam penggunaannya, hybrid make up umumnya bisa digunakan oleh siapa saja dan aman untuk digunakan, terutama produk yang memiliki kandungan SPF.
Kandungan ini sangat penting dan sebaiknya sudah dikenalkan sedini mungkin. Karena kandungan SPF ini berfungsi sebagai perlindungan kulit terhadap sinar UVB.
Namun, pemilihan produk hybrid make up juga perlu disesuaikan dengan jenis kulit para pengguna.
Karena pemilihan produk yang tidak disesuaikan dengan jenis kulit pemakai bisa berdampak pada kesehatan kulit wajah.
Siapa saja bisa memakai, harus jeli dengan kandungan yang ada.
Karena untuk SPF sebaiknya sudah sedini mungkin kita kenalkan. Untuk kandungan yang lain tergantung dari jenis kulit.
Sehingga pemilihan bahan aktif yang terkandung bisa memengaruhi kondisi kulit pemakai,” jelasnya. (fir/ron)
Editor : Fendy Hermansyah