RADARMOJOKERTO.JAWAPOS.COM - Rambut menjadi bagian yang perlu diperhatikan untuk menciptakan penampilan menarik. Rambut merupakan salah satu elemen dari first looking yang dapat dilihat secara kasat mata. Oleh sebab itu, banyak orang, khususnya perempuan, getol merawat dan mempercantik rambut. Salah satunya melalui gaya potongan.
Gaya rambut sifatnya dinamis. Berubah sewaktu-waktu, mengikuti tren. Mulai dari gaya mullet ala Miley Cyrus hingga wolf cut ala aktris Korea, IU, yang menggemparkan dunia hair styling di awal 2022. Namun, di tahun 2024, gaya rambut butterfly tetap menempati posisi pertama tatanan rambut paling diminati.
Nova Aprilia, 20, hair dresser di salah satu salon, Jalan Wijaya Kusuma, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto menuturkan, bahwa butterfly cut masih eksis sedari pertengahan tahun 2023. ”Untuk sekarang yang sedang tren butterfly cut. Banyak artis yang pakai,” tutur Nova Aprilia, Jumat (12/01)
Butterfly cut atau yang sering disebut dengan rambut seribu helai, memadukan layer pendek dan panjang pada rambut. Layer yang diberikan dimulai dari dagu diteruskan menjuntai ke bawah hingga rambut paling ujung. Layer ini juga diberikan trap. Yakni, potongan rambut paling atas untuk memberi efek bervolume dan membentuk sayap kupu-kupu.
Layer butterfly ini memang tidak bisa diterapkan di sembarang jenis rambut. Rambut tipis akan semakin terlihat tipis jika diterapkan model butterfly. Untuk membentuk layer pada satu sisi, dibutuhkan setengah rambut dari kepala yang kemudian diarahkan ke depan.
Hal serupa dilakukan pada sisi lainnnya. Metode seperti ini akan terlihat mengembang rapi pada jenis rambut tebal. ”Rambut tipis tidak disarankan potong butterfly karena layer-nya banyak dan tidak putus, layer biasa bisa jadi solusi,” imbuhnya.
Tak cukup sampai di haircut. Untuk memperjelas model butterfly, ujung setiap rambut harus dicatok ke luar pada bagian paling atas, dan catok ke dalam untuk bawah curtain bang. Menurut Nova, butterfly cut ini paling diminati, karena akan memberikan efek lebih muda dan layer terpendeknya memberi dimensi kontur wajah tirus. ”Biasanya terlihat jadi lebih muda,” tandas dia. (wilda mifta)
Editor : Moch. Chariris