Di 2024, penataan mahkota perempuan ini juga diperkirakan masih akan tetap berkiblat pada Korean style dengan sentuhan pewarnaan yang lebih soft dan dan ramah lingkungan.
Kepala Kompetensi Keahlian Tata Kecantikan Kulit dan Rambut SMKN 1 Sooko, Kabupaten Mojokerto, Indira Dewi Kirana mengungkapkan, tren gaya rambut pada 2024 diprediksi tidak banyak mengalami perubahan.
’’Karena di kita booming-nya masih Korea, jadi kiblatnya masih ke arah sana,’’ ungkapnya.
Sehingga, corak rambut yang akan jadi pilihan juga akan tetap pada warna cokelat maupun merah burgundy.
Sebab, pemilihan tersebut juga akan matching dengan warna kulit di iklim tropis.
’’Karena kalau salah pilih warna efeknya itu panas di kulit. Jadi bukan mencerahkan, tapi malah bisa membuat wajah jadi terlihat kusam,’’ ulasnya.
Indira mengatakan, cat rambut vegan juga akan semakin banyak diminati di tahun depan.
Karena jenis pewarna rambut yang diformulasikan dari tumbuh-tumbuhan ini dinilai lebih aman dibanding dengan pewarna yang berbahan kimia.
’’Trennya orang-orang sekarang kan lebih peduli pada lingkungan dan lebih peduli pada kesehatan rambutnya. Sehingga sebagian besar sudah tidak menggunakan yang mengandung peroxide atau campuran amonia yang tinggi yang berpotensi merusak rambut,’’ tandas dia.
Terkait model rambut, style yang akan menjadi pilihan adalah yang bertekstur. Antara lain wolf cutting maupun butterfly cutting yang menghasilkan potongan rambut simetris yang bisa membingkai wajah.
Dikatakannya, hair style tersebut sebenarnya sudah booming di tahun ini. Namun, di tahun 2024 tetap akan bertahan karena relevan dengan kondisi cuaca yang cenderung masih panas belakangan ini.
’’Jadi, style-style yang barat banget tidak bisa diaplikasikan secara penuh. Karena tidak cocok diterapkan di negara kita yang iklimnya tropis,’’ bebernya. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah