Seperti yang terlihat di lembaga kursus dan pelatihan robotik Roboplus, Jalan Joko Tole 33, Kota Mojokerto. Sejumlah anak tampak anteng merangkai kit serupa lego tapi enam sisi menjadi bentuk tertentu sesuai buku panduan.
Ada pula yang khusyuk memindahkan kotak dengan robot menggunakan remot kontrol.
Di sudut lain, seorang bocah yang lebih dewasa dari lainnya tampak mengutak-atik laptop. Dia sedang memprogram robot sambil sambil dipandu gurunya.
Jumat (8/12) siang itu, mereka sedang mengikuti kelas robotik. Materi pembelajaran disesuaikan dengan jenjang pendidikan anak.
Dari merakit dasar sampai membuat project robot serta pemrograman website sesuai dengan jenjang pendidikan anak.
”Anak-anak sangat antusias karena pembelajaran robotik dikemas dengan fun. Anak-anak seperti bermain dan mereka tidak sadar kalau sedang belajar,” ujar Branch Manager Roboplus Chusnul Chotimah.
Bagaimana tidak senang, anak-anak usia 5 tahun sampai belasan tahun itu bisa mengendalikan robot berbagai bentuk dengan beragam cara.
Selain menggunakan remot, mereka juga dilatih menggerakkan robot dengan sensor suara tepukan tangan dan gerakan.
Kalau begini, tampaknya orang dewasa pun akan kegirangan.
Chusnul mengungkapkan, kelas robotik berasal dari jenjang kelompok belajar (KB) sampai dengan SMP.
Pelajaran robotik ini juga hadir di 16 TK dan SD di Mojokerto dan Jombang sebagai kegiatan ekstrakurikuler.
”Kalau siswa yang ikut ekskul ini sekitar 200 anak,” tandas perempuan 30 tahun itu.
Jumlah itu terbilang besar mengingat Roboplus baru berdiri sejak 2016 silam. Selain belajar dengan kurikulum yang telah ditetapkan, para siswa robotik juga kerap menampilkan kemampuannya dalam berbagai kontes.
Seperti kontes robotik yang akan digelar bersama Jawa Pos Radar Mojokerto di Sunrise Mall, 17 Desember mendatang.
Chusnul menyebut jika eksistensi robotik sebagai kegiatan anak-anak kini kian digemari. Banyak manfaat yang didapat anak dari kegiatan merangkai dan memprogram robot.
Antara lain melatih sensor motorik halus, ketelitian, hingga belajar kecakapan logika.
”Kegiatan robotik umumnya juga untuk mengalihkan perhatian anak dari games online. Dalam robotik anak-anak mendapat paket pelajaran lengkap sampai keelektronikan dan coding,” tuturnya. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah