Olahraga ini disebut-sebut bisa jadi alternatif terbaik bagi orang-orang yang sibuk bekerja dari pagi hingga sore hari.
Seperti yang dilakukan Novia Kumala Dewi. Warga Kota Mojokerto ini mengaku mulai rutin ikut night run sejak April lalu.
’’Awalnya memang sudah ikut race lari. Terus bergabung ramai-ramai sama komunitas di malam hari, karena kalau pagi persiapan berangkat kerja,’’ katanya.
Meski sebagai penghobi night run, Novia juga tak mengabaikan lari pagi. Sebab menurutnya, hawa di pagi hari terasa sejuk dan menyenangkan untuk olahraga.
’’Plusnya, kalau malam hari nggak kepanasan. Kalau ada waktu ya lebih milih lari pagi,’’ tutur PNS di Kota Mojokerto ini.
Berbeda dengan Riris Damayanti. Penyuka olahraga lari ini mengaku lebih suka lari di malam hari. Itu lantaran, night run mengusung konsep lari bersama teman. Sehingga, semangat olahraga semakin bertambah.
’’Senangnya kalau malam hari kan ramai-ramai, jadi capeknya nggak terasa,’’ beber warga Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon itu.
Menurutnya, selain menyenangkan, lari di malam hari juga membuat tubuh menjadi ringan karena tak melawan sinar matahari.
’’Yang penting badannya gerak, biar tubuh nggak kaku. Lari di malam hari jadi solusi buat kita yang memang sibuk di pagi hari,’’ tandas Kepala Puskesmas Kranggan tersebut. (oce/ron)
Editor : Fendy Hermansyah