Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Restorasi Sepeda Motor, Kian Orisinal Kian Prestise

Fendy Hermansyah • Minggu, 13 November 2022 | 19:18 WIB
MOTOR: Jenis klasik belakangan ini semakin dilirik.
MOTOR: Jenis klasik belakangan ini semakin dilirik.
MOTOR klasik belakangan ini semakin dilirik. Ada yang mengusung konsep modifikasi klasik, ada pula restorasi penuh demi mencapai prestise.

Seperti bengkel SPD Garage. Bengkel motor di Dusun Segaran, Desa/Kecamatan Dlanggu yang mengusung konsep modifikasi klasik dan restorasi ini menggarap berbagai jenis motor tua untuk dirombak jadi lebih ciamik. Mulai dari motor Yamaha F1Z, Honda CB, maupun Honda C50. Sejumlah motor tua bergantian keluar masuk didandani di bengkel yang berdiri sejak 2007 itu.

’’Semakin ke sini tren modifikasi motor tua banyak peminatnya, termasuk anak-anak muda. Bahkan, sekarang setiap tiga tahun sekali, konsep modifikasinya update terus,’’ ungkap Imam Syaiful, owner SPD Garage. Menurutnya, saat ini sedang ngetren konsep modifikasi classic racing dan fashion classic. Yang tampak makin gahar dengan dipadukan sejumlah suku cadang motor gede alias moge.

’’Banyak juga customer yang minta dipadukan sama sparepart moge. Selain tampilannya makin baru, secara ketahanan (suku cadang) juga makin kuat,’’ ujar Philbert Titus Herdyanto, salah seorang tim SPD Garage.

Meski begitu, lanjut Titus, belakangan ini justru konsep classic touring yang paling diminati pecinta motor klasik. Tak lain, untuk memenuhi kebutuhan touring para customer yang merupakan anggota klub motor. ’’Sekarang yang paling diminati justru classic touring. Karena rata-rata peminatnya ini anggota klub motor. Salah satunya, Honda CB, karena mereka sering touring,’’ sebutnya.

Menurutnya, para pelaku modifikasi motor tua tidak sekadar bongkar pasang motor belaka. Justru, sekaligus untuk menjaga motor dan suku cadang yang sudah berhenti diproduksi alias discontinue tetap eksis. ’’Jadi ini juga untuk menghidupkan kembali motor tua yang sudah usang atau bahkan kosongan dengan karakter baru. Misalnya, motor Honda CB ini dimodif jadi motor trail. Lahir kembali dengan karakter dan konsep baru,’’ bebernya.

Tak sampai di situ, ada beberapa poin penting lainnya dari modifikasi dan restorasi motor jadul. Di kalangan kolektor, motor tua yang direstorasi mendekati orisinalitas pabrikan saat itu justru punya nilai prestise yang tinggi. Namun, pengerjaan restorasinya pun memakan waktu lama hingga berbulan-bulan.

’’Bahkan nilai harga jualnya juga tinggi. Untuk Honda CB tahun 70-an yang hampir mendekati orisinal harganya bisa tembus Rp 80 juta. Pengerjaannya makin lama karena cari sparepart orisinalnya juga butuh waktu. Bahkan sampai datangkan dari luar negeri,’’ seloroh Candra Budiyanto, salah seorang tim SPD Garage, menambahkan. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
#Majapahit #restorasi #motor klasik #mojokerto #trowulan