Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tren Pemakaian Hoodie, Kekinian dan Fashionable

Fendy Hermansyah • Minggu, 6 November 2022 | 15:31 WIB
TRENDI: Penggunaan hoodie juga cukup diminati pengguna jilbab karena dinilai nyaman dan tetap stylish saat dikenakan.
TRENDI: Penggunaan hoodie juga cukup diminati pengguna jilbab karena dinilai nyaman dan tetap stylish saat dikenakan.
BISA dibilang, hoodie kini menjadi fashion item yang identik dengan kalangan anak muda. Dengan ciri khasnya, kini pemakaian hoodie dinilai lebih fashionabel dengan dilengkapi berbagai macam corak dan gambar.

Pakaian yang lekat dengan penutup kepala alias tudung ini terus berkembang. Kini, pemakaian hoodie tak melulu untuk menghangatkan badan saat musim hujan. Melainkan juga sebagai mode kawula muda untuk tampil kekinian dan fashionable.

’’Anak muda sekarang pakai hoodie cenderung lebih ke fashion style daripada fungsinya. Yang dipilih biasanya hoodie yang ada gambar atau motif kekiniannya di dadanya,’’ ungkap desainer sekaligus pengamat fashion asal Kota Mojokerto, Dessy Dhalia Sari.

Praktis, untuk memperkuat kesan gambar dan motif di bagian depan, hoodie tanpa ritsleting depan alias zip hoodie jadi pilihan. Hal itu guna meminimalisir adanya terpecahnya gambar maupun corak yang ada. ’’Sekarang hoodie tanpa zipper (ritsleting depan) ini yang paling banyak diminati karena yang dijual desain gambar (di bagian) dadanya,’’ beber owner JDF Collection itu.

Sehingga, fashion item satu ini kini dikenakan setiap hari. Padahal, menurut Dessy, awal mula tercetusnya mode busana ini untuk digunakan saat musim dingin di negara-negara barat. Di Amerika, misalnya. Bahkan, di negeri Paman Sam itu hoodie identik dengan budaya hip hop yang dikenal dengan busana oversized-nya sejak tahun 1970-an.

’’Sebenarnya, untuk wilayah tropis kurang cocok pakai hoodie. Tapi ada musim penghujan yang butuh untuk menghangatkan badan dan menutup kepala,’’ terang perempuan kelahiran 1 Desember 1979 itu.

Hanya saja, lantaran rata-rata berbahan material kain katun tebal, hoodie relatif sulit kering. Sehingga, perlu penanganan ekstra saat dikenakan di wilayah tropis layaknya Mojokerto. ’’Risikonya agak susah dikeringkan. Kalau dikeringkan pakai mesin pengering risiko merusak material bahan. Jadi cepat berbulu,’’ tandas Dessy. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
#tren hoodie #milenial #kekinian #Lifestyle #Hoodie