Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Skincare bagi Remaja, Pilih yang Tepat bagi Masalah Kulit

Fendy Hermansyah • Minggu, 11 September 2022 | 15:43 WIB
BERSIH: Perawatan wajah dan tubuh pada remaja kini tren dilakukan meski belum menginjak usia 17 tahun. (Sofan Kurniawan/Jawa Pos Radar Mojokerto)
BERSIH: Perawatan wajah dan tubuh pada remaja kini tren dilakukan meski belum menginjak usia 17 tahun. (Sofan Kurniawan/Jawa Pos Radar Mojokerto)
USIA remaja tak lepas dari permasalahan kulit. Mulai dari jerawat hingga kulit kusam. Berbagai produk skincare yang menyasar remaja perempuan pun jamak dijual di pasaran. Meski begitu, seringkali masalah kulit justru makin serius lantaran skincare yang dipilih tidak sesuai jenis kulit atau bahkan salah penanganan.

Bisa dibilang, hampir tidak ada perbedaan signifikan antara produk perawatan kulit untuk remaja dan dewasa. Tidak sulit mencari produk skincare untuk kalangan remaja perempuan di pasaran. Hanya saja, banyak yang belum paham akan jenis kulit masing-masing sehingga skincare yang dipilih kurang optimal saat digunakan. Umumnya, yakni, jenis kulit kering, berminyak, hingga sensitif.

’’Kuncinya, harus paham dulu jenis kulit kita. Apakah kering atau berminyak. Jadi bisa disesuaikan dengan produk skincare-nya. Sering juga skincare itu tidak maksimal karena mestinya untuk kulit kering tapi dipakai kulit berminyak,’’ ujar dr Lian Windi Puspitasari, owner Klinik Kecantikan Rumah Cantik dan eRshe Skincare.

Menurutnya, hal tersebut kerap terjadi akibat korban iklan maupun ikut-ikutan orang terdekat. Masalah kulit bisa makin parah ketika salah penanganan. Misalnya, saat jerawat timbul bersamaan dengan kulit kusam. Menghadapi kondisi itu, mesti menggunakan skala prioritas untuk mengentaskan masalah kulit yang mengganggu.

’’Umumnya, masalah kulit remaja itu bruntusan atau jerawat ya. Ketika itu muncul barengan dengan kulit kusam, salah satu harus diselesaikan dulu mana yang prioritas. Jangan jerawatan malah dikasih whitening, jerawatnya bisa makin banyak,’’ ungkap perempuan 36 tahun itu.

Pihaknya menganjurkan agar kawula muda tidak sembarangan memakai produk perawatan kulit. Menurutnya, ada sejumlah kandungan bahan skincare yang mesti dihindari. Terutama, merkuri. Justru, karena usia kulit relatif muda, Lian menganjurkan penggunaan skincare yang mengandung vitamin. Baik vitamin A, C, maupun E.

’’Pilih yang sudah terdaftar di BPOM dan kandungannya tidak keras. Seperti tretinoin, hidrokuinon, atau (jenis) skincare yang bikin kulit kering, lebih baik dihindari dulu. Karena masalah kulit remaja sebenarnya belum sekompleks itu. Lebih baik pakai yang banyak kandungan vitaminnya,’’ sebut dokter spesialis kecantikan itu.

Dikatakannya, merawat kulit bagi kalangan remaja bisa dilakukan setiap hari dengan sederhana. Salah satunya memakai sunscreen saat memulai aktivitas sehari-hari. Untuk mencegah timbulnya flek hitam maupun rusaknya sel kulit akibat terpapar sinar matahari. ’’Juga pilih produk cleansing yang tidak terlalu banyak busa atau kandungan deterjen. Karena bisa mengikis lapisan barrier kulit. Lebih baik langsung konsultasi dengan ahlinya jika muncul permasalahan kulit,’’ tandas Lian. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
#fokus jprm #Lifestyle #skincare remaja