Seperti Adinda Shafania Kirana Salsabila, model cilik berusia 2,5 tahun. Bakatnya di dunia model mulai tampak saat usianya masih tiga bulan. Itu karena Baby Kirana, sebutannya, yang sejak kecil punya karakter percaya diri. Terlebih, di hadapan kamera dan orang-orang baru. dia selalu tampil ceria. ’’Dari bayi memang suka difoto. Lihat kamera itu nggak minder. Aktif kalau di depan kamera,’’ sebut Octavia Candra Kirana, ibu Baby Kirana.
Menurutnya, dunia model anak bukan soal good looking semata. Justru cenderung pada habbit dan karakter dalam kehidupan sehari-hari anak. Interaksi anak dengan anggota keluarga dan orang-orang di sekelilingnya jadi kuncinya. ’’Yang ditampilkan lebih pada kebiasaan anak dalam kehidupan sehari-hari ya. Jadi kita harus ciptakan kebiasan baik di lingkungan anak,’’ ujar warga Kelurahan Wates Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.
Tak pelak, Kirana tampak percaya diri di atas catwalk maupun saat sesi foto. Sejauh ini, sejumlah ajang foto dan fashion show anak sudah diikuti Baby Kirana. Tidak jarang ia menyabet posisi juara. Bahkan, Kirana kerap menerima endorse make-up, baju, hingga makanan bayi. ’’Yang sering lomba di Surabaya dan Mojokerto sendiri. Kalau total koleksi pialanya sudah hampir 100,’’ sebut Octavia.
Sejumlah capaian Baby Kirana sejauh ini hasil belajar modelling secara otodidak. Lantaran sekolah modeling menerima peserta minimal berusia empat tahun. Namun diakuinya, bakat model tersebut tak jauh dari keluarganya sendiri. ’’Jadi belajarnya otodidak. Tapi memang ada bakat dari kakak dan papanya,’’ ucapnya.
Meski begitu, pihaknya tak bakal memaksa Kirana menjadi model saat dewasa kelak. Sebab menurutnya, dunia model anak ini sebatas pengembangan potensi minat dan bakat pada putri keduanya. ’’Untuk mengembangkan minat dan bakat anak saja. Dengan begini anak bisa belajar untuk mengembangkan kapabilitasnya. Ke depannya, biar Kirana sendiri memilih. Kami support saja,’’ tandasnya. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah