Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Minum Es Saat Haid Berbahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Imron Arlado • Jumat, 18 Juli 2025 | 00:40 WIB
Minum Es Saat Haid Berbahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Minum Es Saat Haid Berbahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Selama bertahun-tahun, banyak perempuan di Indonesia hidup dengan anjuran yang tidak jelas asal-usulnya. Salah satunya adalah larangan untuk meminum es ketika haid karena katanya akan menyebabkan darah beku.

Larangan ini pasti pernah ditujukan untuk perempuan yang tumbuh besar di lingkungan keluarga yang masih memegang teguh tradisi dan petuah lama.

Tapi, benarkah minum es saat menstruasi itu berbahaya? Mari kita simak bersama antara mitos dan fakta medis di balik isu ini.

Banyak masyarakat yang percaya bahwa air es dapat membuat darah haid ''membeku'', membuat perut terasa lebih nyeri, atau bahkan menyebabkan kemandulan di kemudian hari.

Beberapa orang juga mengaku mengalami perut kembung atau nyeri berlebih setelah minum es saat haid. Hal ini menjadi sebuah alasan kuat bahwa larangan tersebut benar adanya.

Banyak dari kepercayaan ini tidak berdasar pada bukti ilmiah yang jelas, namun tetap hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi.

 

 

Fakta Medis di Balik Larangan Minum Es Saat Haid

Menurut penjelasan dari banyak ahli di berbagai sumber, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa minum es saat haid dapat menghentikan atau mengganggu proses menstruasi.

Sistem reproduksi kita tidak akan terpengaruh secara langsung oleh suhu air karena yang mengatur siklus haid adalah hormon, bukan suhu minuman yang kita konsumsi.

Meminum air dingin tidak akan membuat darah haid menjadi beku karena suhu tubuh bagian dalam tetap terjaga pada kondisi normal sekitar 36-37 °C.

Tubuh manusia memiliki sistem homeostasis, yaitu kemampuan tubuh untuk menjaga kondisi bagian dalamnya agar tetap stabil dan seimbang.

Jadi, meskipun kita mengonsumsi air es atau makanan dingin, suhu organ dalam akan tetap konstan. Es hanya memberikan efek dingin di mulut atau tenggorokan dalam jangka waktu sementara.

Jika ada rasa nyeri setelah mengonsumsi minuman dingin saat haid, hal ini bisa disebabkan oleh kondisi lambung yang sensitif. Selain itu, saat menstruasi, tubuh memang berada dalam kondisi yang lebih sensitif.

Perubahan suhu atau jenis makanan dan minuman tertentu bisa memperkuat rasa tidak nyaman yang sebenarnya sudah ada, bukan menjadi penyebab utama.

Kesimpulannya, minum air es saat haid menyebabkan darah beku adalah mitos. Tidak ada dasar medis atau penelitian ilmiah yang membuktikan adanya bahaya mengonsumsi minuman dingin saat menstruasi.

 

 

Tips Menjaga Kesehatan Ketika Haid

  1. Jaga pola makan dengan mengonsumsi makanan yang bergizi.
  2. Minum air putih yang cukup, baik itu air hangat atau dingin, sesuaikan dengan kenyamanan tubuh.
  3. Hindari kafein dan makanan terlalu pedas jika tubuh sensitif terhadap nyeri haid.
  4. Olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga agar dapat mengurangi kram.
  5. Istirahat yang cukup dengan menghindari aktivitas berat yang dapat memicu kram perut dan kelelahan.

Jadi, tidak perlu merasa takut untuk menikmati minuman dingin saat sedang haid. Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan dan kenyamanan tubuh. FADYA.

Editor : Imron Arlado
#larangan #minum es saat haid bikin darah beku #penjelasan ilmiah #minum es saat haid #fakta #Mitos vs Fakta #mitos