Jawa Pos Radar Mojokerto - Wajar jika seseorang menginginkan suatu hal dan melakukannya secara perfeksionis. Tetapi, hal wajar tersebut akan menjadi tidak lumrah ketika secara terus-menerus dilakukan dan ingin mendapatkan hasil yang sempurna. Mereka yang mengalami gejala tersebut dapat dinamakan dengan kepribadian obsessive compulsive personality disorder.
Lalu, apa itu obsessive compulsive personality disorder? berikut penjelasan!
Kenali Pengertian Obsessive Compulsive Personality Disorder
Obsessive compulsive personality disorder atau OCPD adalah sebuah gangguan kepribadian yang menyebabkan seseorang menjadi perfeksionis dan selalu ingin mendapatkan pencapaian yang luar biasa. Gangguan obsessive compulsive personality disorder akan menyebabkan penderitanya mengalami fokus mendalam tentang aturan, perfeksionisme dan keinginan untuk mengontrol.
Mereka yang mengalami obsessive compulsive personality disorder juha akan kesulitan mengontrol dan mengendalikan dirinya sendiri. Penderita obsessive compulsive personality disorder dapat dikatakan dengan kepribadian yang sangat perfeksionis dan terobsesi dengan segala kesempurnaan dalam berbagai hal.
Mereka yang menderita obsessive compulsive personality disorder atau OCDP tidak akan membiarkan orang lain mengungkapkan pendapatnya untuk mereka. Tetapi, penderita obsessive compulsive personality disorder akan sadar bahwa perilaku mereka salah dan tidak benar. Gangguan OCDP sendiri merupakan gangguan kepribadian cluster C yang membuat seseorang gelisah dan takut.
Lalu, apa gejala yang ditunjukkan oleh penderita obsessive compulsive personality disorder? berikut penjelasannya!
Gejala Penderita Obsessive Compulsive Personality Disorder
Mereka yang menderita obsessive compulsive personality disorder memiliki gejala yang hampir serupa dengan obsessive personality disorder atau OCD. Mereka yang menderita OCPD dan OCD cenderung memiliki prestasi yang banyak karena selalu ingin mendapatkan hasil yang maksimal.
Meski begitu, inilah beberapa tanda-tanda orang yang menderita obsessive compulsive personality disorder:
- Terlalu fokus untuk bekerja
- Tidak dapat membuang barang yang tidak berguna
- Tidak fleksibel kepada orang lain
- Terlalu terpaku pada kesempurnaan
- Ingin mengejar kesempurnaan tanpa henti
- Proses pengambilan keputusan akan terasa lama karena terhambat oleh rasa takut dalam membuat kesalahan
- Selalu ingin memenuhi standar yang tidak dapat dicapai
- Tidak bisa bekerja secara kelompok
- Mempunyai keraguan yang berlebihan
- Bersikap keras kepala dalam setiap melakukan sesuatu
- Sering terpaku pada satu ide dan keyakinan
- Kesulitan dalam menghadapi kritik
Penyebab Seseorang Menderita Obsessive Compulsive Personality Disorder
Hingga saat ini, penyebab obsessive compulsive personality disorder belum ditemukan. Tetapi, terdapat beberapa penyebab seseorang menderita obsessive compulsive personality disorder:
- Faktor genetik. Faktor genetik menjadi penyebab utama seseorang mengalami obsessive compulsive personality disorder karena gen yang salah dapat menimbulkan OCPD. Peneliti juga mengungkapkan bahwa kecemasan dan ketakutan sangat tergantung dengan faktor genetik.
- Trauma saat anak-anak. Trauma pada masa anak-anak juga dapat menyebabkan seseorang mengalami OCDP. Trauma yang dimaksud dapat berupa kekerasan fisik dan pe
- Pola asuh yang salah. Pola asuh orang tua yang salah dapat menyebabkan sang anak mengalami OCPD. Namun, hal ini masih harus diteliti dengan lanjut.
RENO
Editor : Imron Arlado