Dinkes PPKB Kota Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
KOTA - Kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan anak diminta waspada terhadap penyebaran influenza A subclade K atau superflu. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto menyebut kelompok tersebut paling berisiko tertular penyakit yang menyerang saluran pernapasan itu.
Sekretaris Dinkes PPKB Kota Mojokerto dr Lily Nurlaili menjelaskan, saat ini penyebaran influenza A subclade K mulai terdeteksi di sejumlah wilayah di Indonesia. Kendati di Kota Mojokerto belum ditemukan kasus, namun pihaknya terus melakukan pemantauan.
”Untuk saat ini, di Kota Mojokerto belum ada indikasi kasus influenza A. Kami juga terus melakukan pemantauan. Penyakit ini memiliki gejala yang mirip dengan flu, sedangkan penanganannya juga dilakukan sesuai dengan surat edaran,” ujar Lily, Selasa (29/9).
Langkah mitigasi tersebut dilakukan menyusul terbitnya Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Nomor PM.03.01/C/584/2026 tentang Penanggulangan Penyakit Influenza A (H3N2) Subclade K. ”Influenza A ini juga rentan diderita lansia, ibu hamil, dan anak-anak. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,” imbuhnya.
Lily menambahkan, virus influenza dapat menular dengan cepat melalui droplet saat penderita berbicara, batuk, atau bersin. Penularan juga bisa terjadi ketika seseorang menyentuh benda yang terkontaminasi virus, lalu menyentuh mulut, hidung, atau mata.
Ia menyebutkan, gejala influenza A antara lain, flu yang tak kunjung sembuh hingga sepekan, demam tinggi 38-40 derajat Celsius, nyeri otot hebat di bagian punggung, paha, dan lengan, sakit kepala intens, kelelahan ekstrem, serta batuk kering disertai nyeri tenggorokan. Untuk pencegahan, dinkes PPKB meminta masyarakat memperkuat pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan (faskes) jika mengalami gejala tersebut. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto