JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Superflu atau influenza A merupakan bagian dari virus influenza yang jauh lebih agresif dan efektif dalam menginfeksi sistem pernapasan manusia. Jawa Timur termasuk salah satu wilayah dengan penyebaran superflu yang tinggi.
Influenza A subclade K ini memiliki gejala seperti demam tinggi, sakit kepala berat, nyeri otot dan sendi, kelelahan ekstrem, gangguan tenggorokan, serta batuk kering dan berdahak.
Baca Juga: 75 Kali Donor Darah, 23 Warga di Kota Mojokerto Bakal Terima Penghargaan
Daya tahan tubuh yang menurun, paparan langsung terhadap penderita influenza, sampai tidak menerapkan langkah pencegahan bisa mempercepat penyebaran superflu.
Nutrisi sangat penting untuk dipenuhi oleh tubuh dalam menghadapi infeksi. Sistem imun membutuhkan berbagai vitamin dan mineral agar bisa bekerja dengan normal, sehingga kekurangan nutrisi tertentu bisa mengganggu fungsi imun dan membuka peluang terpaparnya influenza.
Berikut merupakan nutrisi yang wajib dipenuhi oleh tubuh untuk meningkatkan imunitas tubuh:
Vitamin C
Vitamin C memiliki peran utama untuk menangkal radikal bebas. Vitamin ini melindungi sel-sel kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin C berperan untuk meningkatkan fungsi sel darah putih, utamanya neutrofil dan limfosit, yang bertugas melawan infeksi.
Vitamin ini membantu produksi antibodi untuk melawan virus dan bakteri. Vitamin C bermanfaat untuk mempercepat pemulihan dari sakit dengan meringankan gejala infeksi.
Sumber vitamin C bisa didapatkan dari berbagai buah-buahan seperti jambu biji, jeruk, pepaya, stroberi, leci, mangga, nanas, kiwi, lemon serta sayur-sayuran seperti brokoli, kembang kol, hingga bayam.
Vitamin D
Vitamin D juga berperan penting untuk menjaga imunitas. Vitamin ini bisa menstimulasi produksi peptida antimikroba untuk membantu membasmi bakteri, virus, dan jamur.
Vitamin D bekerja pada beberapa sel imun agar berfungsi secara optimal. Vitamin D juga menekan protein pemicu inflamasi serta meningkatkan protein antiradang.
Vitamin D bisa dipenuhi dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 15-30 menit secara rutin. Makanan yang mengandung vitamin D antara lain ikan berlemak, kuning telur, jamur, keju, susu, hingga yoghurt.
Zinc
Zinc berperan untuk mengaktifkan sel darah putih yang melawan infeksi virus dan bakteri. Mineral ini membantu agar tubuh merespons kuman lebih cepat dan mengurangi peradangan berlebih di tubuh.
Zinc bisa ditemukan di berbagai jenis makanan seperti daging sapi dan domba, kerang, kacang-kacangan, biji-bijian, bayam, susu, keju, yoghurt, sampai telur.
Vitamin A
Vitamin A berperan untuk menjaga jaringan permukaan pada usus, paru-paru, dan kulit agar penyakit sulit masuk ke dalam tubuh. Vitamin ini membantu pertumbuhan, distribusi, dan kinerja sel darah putih untuk melawan bakteri dan virus.
Vitamin A mengatur gen tertentu yang terlibat dalam sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan antibodi yang lebih kuat. Vitamin A bisa didapatkan dari konsumsi wortel, bayam, telur, hati sapi/ayam, ubi jalar, mangga, hingga produk olahan susu.
Vitamin E
Vitamin ini berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel kekebalan tubuh dari kerusakan. Vitamin E menangkal radikal bebas. Selain itu, vitamin ini bisa membantu memperkuat kinerja sel imun lain untuk mengenali dan melawan virus dan bakteri.
Vitamin ini bisa didapatkan dari konsumsi kacang dan biji-bijian, sayuran hijau, buah seperti mangga, alpukat, kiwi, hingga makanan laut seperti salmon, udang, dan kerang.
Vitamin B Kompleks
Vitamin B kompleks membantu tubuh memproduksi protein untuk menetralkan patogen berbahaya seperti virus dan bakteri. Vitamin ini mendukung sel darah putih yang menggerakkan respons kekebalan tubuh terhadap infeksi serta menjadi antioksidan untuk melindungi sel dari kerusakan.
Vitamin ini juga bisa membantu tubuh mengelola stres fisik dan mental yang bisa menurunkan efektivitas kekebalan tubuh. Vitamin B kompleks bisa didapatkan dari konsumsi daging sapi, ayam, ikan sarden, telur, produk olahan susu, bayam, kacang tanah, beras merah, hati sapi, jeruk, hingga jamur tiram.
Baca Juga: Antisipasi Angin Kencang, Gencarkan Pemangkasan Pohon
Itulah beberapa vitamin dan mineral yang bisa dikonsumsi untuk menjaga imunitas tubuh, mengingat saat ini isu superflu meningkat. Vitamin dan mineral tersebut tetap memiliki batas asupan, sehingga sebaiknya dikonsumsi secukupnya karena konsumsi yang berlebihan bisa menimbulkan masalah kesehatan lain. NAVA
Editor : Imron Arlado