Capaian CKG di Kota Mojokerto Tembus 71,5 Persen

Farisma Romawan • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 07:48 WIB
MONITORING: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyapa siswa SMP dan SMA Darul Quran, Lingkungan Bancang, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, usai meninjau cek kesehatan gratis, kemarin (23/7). (Farisma JPRM)
MONITORING: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyapa siswa SMP dan SMA Darul Quran, Lingkungan Bancang, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, usai meninjau cek kesehatan gratis, kemarin (23/7). (Farisma JPRM) 

Ning Ita Sebut Lebih Cepat dari yang Ditargetkan Pemkot 

KOTA - Capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Mojokerto hingga semester pertama 2026, menggapai angka 71,5 persen. Terpaut jauh dari batas minimal capaian nasional, yakni 40 persen setiap tahunnya. 

Prestasi tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat mengunjungi pelaksanaan CKG di SMA dan SMP Darul Quran, Lingkungan Bancang, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, kemarin (23/7) kemarin. Dalam pelayanannya, petugas medis dari puskesmas datang langsung ke sekolah untuk memeriksa satu per satu pelajar. 

’’Alhamdulillah ya. Ini termasuk cepat. Kita baru satu semester untuk 2026, tapi capaian kita sudah 71,5 persen. Ini lebih cepat dari yang kita targetkan. Artinya, gerakan teman-teman dalam memberikan layanan kesehatan sangat masif bergerak turun. Tidak hanya mengundang masyarakat di puskesmas, tetapi juga turun langsung ke sekolah-sekolah, ini yang mempercepat sinergi lintas sektoral,’’ ujar Ning Ita, sapaan karib wali kota. 

Tidak hanya berhenti di 71,5 persen, Ning Ita juga menargetkan capaian CKG tahun ini tuntas seratus persen. Artinya, seluruh warga Kota Mojokerto mendapat layanan pemeriksaan gratis sehingga terpantau kondisi kesehatannya. Selain melampaui target nasional, cita-cita tersebut juga untuk mempertahankan capaian tahun 2025 lalu, yakni mampu merealisasikan CKG hingga seratus persen. 

’’Meskipun nasional hanya menargetkan 40 persen, tapi saya setiap tahun menargetkan seratus persen. kita harus bisa melesat jauh di atas nasional karena penduduk kita sedikit. Alhamdulillah, tahun kemarin mampu seratus persen, sehingga tahun ini juga harus seratus persen,’’ imbuhnya.

Torehan ini diakui Ning Ita tak lepas dari proaktif tenaga kesehatan. Tidak sekadar mengundang, warga untuk datang ke puskesmas. Tetapi juga para nakes aktif turun jemput bola hingga sekolah-sekolah maupun permukiman warga. Proses skrining mencakup seluruh segmen usia, mulai dari bayi atau balita, anak-anak dan remaja, dewasa, hingga lansia. 

Jenis pemeriksaannya meliputi riwayat kesehatan, tumbuh kembang untuk bayi, pemeriksaan gizi untuk anak, tes darah (gula darah dan kolesterol), skrining kanker, tuberkulosis, hingga kesehatan jiwa. 

Selain itu, dilakukan pula deteksi dini dari berbagai jenis penyakit menular maupun tidak menular. Bagi perempuan, petugas juga menyiagakan skrining kesehatan reproduksi melalui hemoglobin (HB). Selain CKG, Ning Ita juga menyiapkan sistem rujukan cepat bagi warga yang terindikasi ada gangguan kesehatan dengan penanganan medis lanjutan di rumah sakit. 

Masyarakat juga tidak perlu khawatir akan jaminan akses layanan medis. Sebab, Kota Mojokerto saat ini sudah berstatus Universal Health Coverage (UHC) dengan capaian angka sempurna. ’’Kita sudah UHC seratus persen. Artinya, tanpa kita memberikan rujukan pun, masyarakat bisa kapan saja datang ke rumah sakit jika ada keluhan, dan pasti akan kita obati secara gratis,’’ tegasnya. 

Kepala SMP Darul Quran Dewi Maimunah turut mendukung pelaksanaan program nasional tersebut karena dapat membantu memantau kondisi kesehatan para siswa. Di SMP Darul Quran terdapat 143 siswa yang diperiksa dari total siswa seluruh siswa SMP dan SMA yang mencapai 250 anak. 

Tahun lalu, program CKG juga berjalan di SMP Darul Quran bekerja sama dengan Puskesmas Wates. ’’Tahun lalu kegiatan ini berjalan lancar dan kami sudah memiliki kerja sama dengan Puskesmas Wates. Tidak hanya cek fisik, tapi juga skrining gula darah, tekanan darah, mata, gigi dan pemeriksaan kesehatan lainnya,’’ terangnya. (far/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
ckg kota mojokerto wali kota mojokerto Pemkot Mojokerto ning ita cek kesehatan gratis