Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dinkes Kabupaten Mojokerto Awasi Peredaran Jajanan di Sekolah

Indah Oceananda • Jumat, 22 Mei 2026 | 10:20 WIB
LANGKAH PENCEGAHAN: Petugas Dinkes Kabupaten Mojokerto menyosialisasikan keamanan pangan sekaligus menguji produk jajanan di kawasan sekolah, Rabu (20/5). (Indah JPRM)
LANGKAH PENCEGAHAN: Petugas Dinkes Kabupaten Mojokerto menyosialisasikan keamanan pangan sekaligus menguji produk jajanan di kawasan sekolah, Rabu (20/5). (Indah JPRM)

Antisipasi Makanan Mengandung Formalin dan Boraks 

KABUPATEN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto mulai getol mengawasi peredaran jajanan yang dijual pada anak-anak di kawasan sekolah. Upaya pengawasan ketat ini dilakukan sekaligus untuk mengidentifikasi adanya penggunaan zat berbahaya pada jajanan yang dikonsumsi para siswa.

Rabu (21/5), pengawasan tersebut menyasar dua lembaga pendidikan, SDN Trowulan dan MI Bustanus Shibyan. Di lokasi, dinkes mengambil sejumlah sampel jajanan untuk diuji menggunakan alat uji cepat (test kit) formalin dan boraks. 

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel makanan yang diuji dinyatakan aman dan negatif dari kandungan bahan berbahaya. ’’Hasil dari uji dengan rapid test, pangan yang dijual di kantin sekolah kondisi aman dan layak untuk dikonsumsi,’’ kata Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Kabupaten Mojokerto Siti Indriastuti, kemarin (21/5). 

Dia menambahkan, langkah pengawasan terhadap jajanan sekolah ini merupakan bagian dari program Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS). Di mana, tindak lanjut dari pemeriksaan itu sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran masyarakat terkait keamanan pangan, terutama jajanan yang dijual di sekitar lingkungan sekolah.

’’Kami ingin memastikan jajanan yang dikonsumsi oleh anak-anak dan masyarakat benar-benar aman dan tidak mengandung bahan berbahaya. Sidak ini adalah salah satu upaya untuk melindungi kesehatan masyarakat,’’ imbuhnya. 

Selain melakukan pemantauan jajanan yang dijual di kantin, dinkes turut melakukan pemeriksaan langsung terhadap bahan-bahan makanan yang dijual, proses pengolahan, serta kebersihan. Di sisi lain, dinkes turut memberikan sosialisasi terkait keamanan pangan di sekolah kepada para siswa.

’’Di sini, penekanan materi bagi siswa maupun guru bagaimana menerapkan lima kunci keamanan pangan. Sehingga pangan yang dikonsumsi oleh para siswa adalah makanan yang aman, bermutu, dan bergizi,’’ urainya. 

Indras menambahkan, pengawasan jajanan sekolah merupakan bagian dari upaya perlindungan kesehatan anak usia sekolah. Dengan demikian, pihaknya secara berkala akan terus melakukan pengawasan rutin dan inspeksi berkala di lingkungan satuan pendidikan. ’’Sejauh ini yang kita sasar terutama di jenjang SD, karena jajanannya lebih beragam dan sekolah harus diberikan edukasi lebih lanjut sebagai langkah antisipasi,’’ pungkasnya. (oce/ris)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#jajanan sekolah #pengawasan jajanan sekolah #dinkes kabupaten mojokerto