Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Penanganan Epilepsi

Imron Arlado • 2026-03-27 17:36:40
Peringatan Hari Epilepsi Sedunia: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Penanganannya
Peringatan Hari Epilepsi Sedunia: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Penanganannya

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Dalam memperingati Hari Epilepsi Sedunia, masyarakat diajak untuk lebih mengenal salah satu gangguan saraf yang masih sering disalah pahami, yaitu epilepsi. Kurangnya pemahaman membuat penderitaan epilepsi kerap mendapatkan stigma negatif, padahal kondisi ini dapat ditangani dengan baik jika dikenali sejak dini.

Epilepsi merupakan gangguan pada sistem saraf pusat yang ditandai dengan kejang berunglang kali akibat aktivitas listrik yang tidak normal di otak. Penyakit ini dapat dialami oleh siapa saja, tanpa memandang usia, dan memerlukan perhatian serta penanganan yang tepat.

Gejala yang Perlu Diawasi

Gejala epilepsi tidak selalu berupa kejang hebat yang sering terlihat. Beberapa tanda yang perlu dikenali antara lain:

·         Kejang atau tubuh kaku secara tiba-tiba

·         Tatapan kosong atau hilang kesadaran sesaat

·         Gerakan tidak terkendali pada tangan atau kaki

·         Kebingungan setelah kejang

·         Sensasi aneh seperti takut berlebihan atau halusinasi ringan

Gejala ini bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga beberapa menit, dan dapat beberapa pada setiap penderitaan.

Penyebab Epilepsi

Epilepsi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya:

Namun, dalam banyak kasus, penyebab pasti epilepsi tidak selalu dapat diketahui secara jelas.

Baca Juga: Lima Jalan di Kota Mojokerto Rawan Pelanggaran

Cara Penanganan yang Tepat

Penanganan epilepsi bertujuan untuk mengontrol kejang agar penderita dapat menjalani aktivitas normal. Beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi:

Selain itu, pertolongan pertama saat seseorang mengalami kejang juga sangat penting. Masyarakat dianjurkan untuk tetap tenang, memposisikan tubuh penderita miring, serta menjauhkan benda berbahaya di sekitarnya. Hindari memasukkan benda apapun ke dalam mulut penderita.

Pentingnya Edukasi dan Kepedulian

Peringatan hari epilepsi sedunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap epilepsi. Edukasi yang tepat diharapkan mampu mengurangi stigma serta mendorong dukungan bagi para penderita agar tetap percaya diri menjalani kehidupan.

Dengan mengenali gejala, memahami penyebab, serta mengetahui cara penanganannya, masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan peduli terhadap penderita epilepsi.

JATI

Editor : Imron Arlado
#epilepsi #penyakit saraf #stop stigma #Har iEpilepsi Sedunia #kesehatan #edukasi kesehatan #Hidup Sehat #penyakit epilepsi