Perubahan pola makan selama berpuasa dapat memengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Berkurangnya frekuensi makan dan minum bisa menyebabkan produksi air liur menurun, sehingga memicu berbagai masalah. Salah satunya bau mulut.
Dokter gigi Puskesmas Watukenongo drg. Aita Yessi Silia mengatakan, membersihkan gigi secara rutin setelah sahur dan sebelum tidur dapat membantu mengurangi bakteri penyebab bau mulut.
''Dianjurkan untuk sikat gigi pagi setelah sahur dan malam setelah berbuka. Kalau sulit sikat gigi setelah sahur karena saking ngantuknya, minimal kumur dengan air putih dan gunakan benang gigi agar puasa lebih nyaman tanpa gangguan bau mulut,” katanya.
Selama berpuasa, Yessi juga menyarankan agar rutin membersihkan lidah. Sebab, lidah mengandung penuh bakteri. ”Jangan lupa juga gunakan benang gigi untuk membersihkan sisa makanan di sela gigi bisa jadi plak. Minimal sekali sehari, malam menjelang tidur,” jelasnya.
Dia juga menyarankan agar tetap memperbanyak minum air putih. Khususnya saat sahur dan berbuka untuk menjaga mulut tetap lembap. ”Kalau selesai makan manis, harus berkumur dengan air putih. Satu jam setelahnya, boleh gosok gigi,” tandasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah